Korsleting Diduga Penyebab Kebakaran

Sejumlah warga sedang membersihkan puing-puing kebakaran di Perumahan Kesdam XVII/Cenderawasih di Jalan Diponegoro, Kelurahan Gurabesi, Distrik Jayapura Utara, Selasa (2/11). (Elfira/Cepos)

JAYAPURA-Hubungan arus pendek listrik atau korsleting diduga menjadi penyebab kebakaran yang terjadi di Jalan Diponegoro No. 57, Kelurahan Gurabesi, Distrik Jayapura Utara, Selasa (2/11).

Dalam musibah tersebut, 3 unit rumah yang terbakar. Tiga unit rumah yang terbakar tersebut 1 rumah pribadi dan dua lainnya kos-kosan.

Mukhtar memiliki 10 petak kamar sudah termasuk tempat dimana dia tinggal selama ini. Sementara Tumiran memiliki 6 petak kos-kosan yang terbakar.

Kasat Reskrim Polresta Jayapura Kota, AKP. Handry M. Bawiling menyampaikan, kasus kebakaran yang terjadi, dalam penanganan Satuan Reserse Kriminal Polresta Jayapura Kota.

“Ada 3 unit rumah yang terbakar yakni milik Muchtar (56), Tumiran (59) dan H. Acang. Dimana dari ketiga rumah tersebut dua unit rumah masing-masing memiliki kamar kos dengan jumlah 19 kamar, ” ungkapnya, Rabu (3/11).

Dijelaskan, kasus kebakaran yang terjadi ini untuk sementara diduga terjadi karena korsleting arus pendek listrik di salah satu kamar kos di lantai 3. Dari korsleting tersebut menimbulkan percikan api dan merembat dengan cepat ke seluruh kamar kos serta kamar dan rumah lainnya.“Struktur bangunan kos tersebut terbuat dari bahan kayu dan tripleks yang mudah terbakar,” jelasnya.

Lanjutnya, dari kejadian kebakaran tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun kerugian materil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Kasus ini telah ditangani Unit Identifikasi Satuan Reskrim Polresta Jayapura Kota guna mengetahui penyebab utama kebakaran. “Kami belum melakukan olah TKP,” kata mantan Kapolsek Jayapura Utara ini.

Sementara itu, Bauski Ketua RT 01 RW 08 menyampaikan ada 3 pemilik rumah yang terbakar. Dari jumlah tersebut, satu rumah pribadi sementara dua rumah lainnya adalah kos-kosan dengan jumlah kosan secara keseluruhan ada 16 petak kosan.

“Kejadian ini penyebabnya berawal dari listrik. Saya menekankan kepada warga hati-hati dengan listrik. Apalagi kondisi  rumah kita berdekatan, jangan sampai ini terulang lagi. Harus disiplin dalam menggunakan listrik atau barang barang yang mudah terbakar,” pungkasnya. (fia/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *