Jayawijaya Zero Penanganan Kasus Covid -19 

dr. Felly Sahureka. (Denny/ Cepos)

WAMENA-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wamena memastikan Kabupaten Jayawijaya kini resmi Zero penanganan Covid -19. Hal ini menyusul telah sembuhnya  4 pasien  terakhir yang dirawat di RSUD Wamena. Kini tidak ada lagi pasien Covid yang dirawat di RSUD Wamena, Bethesda  maupun yang melakukan karantina mandiri.

  Direktur RSUD Wamena Dr. Felly Sahureka menyatakan 4 pasien yang kemarin masih dalam perawatan sudah dilakukan tes PCR dan hasilnya mereka dinyatakan sembuh. Karena hasil pemeriksaannya sudah tak terdapat covid -19 lagi , dengan begitu angka Covid -19 Aktif di Kabupaten Jayawijaya menjadi Zero (0).

  “Hari ini (kemarin.red) kita bisa pastikan di Kabupaten Jayawijaya sudah tidak ada pasien Covid -19 yang dirawat  setelah 4 pasien dinyatakan sembuh  usai dilakukan pemeriksaan PCR,”ungkapnya Rabu (3/11) kemarin.

  Ia menyatakan untuk komulatif kasus Covid-19 di Jayawijaya itu  ada 1.905 Kasus  dan yang dinyatakan sembuh itu 1.873 Pasien. Sementara yang meninggal dunia hingga kini mencapai 32 orang , sementara untuk yang positif antigen juga tidak ada, sehingga total dari penggunaan TCM  dan sudah keluar hasilnya itu 6.835 orang.

  “ Tempat karantina seperti Bethesda itu sudah ditutup, karena pasiennya sudah dinyatakan sembuh dan telah dipulangkan semuanya, termasuk juga di Rumah sakit, 4 orang yang semula masih positif itu yang sementara ditunggu untuk melakukan pemeriksaan kembali dan hasilnya sudah kami dapatkan,”jelas Direktur RSUD Wamena.

  Ia juga menyatakan 4 orang yang terakhir ini selama ini melakukan isolasi mandiri di rumahnya dan selama masa karantina mereka rutin datang untuk melakukan pemeriksaan kembali. Meski sudah tidak ada kasus Covid-19,  namun ia mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan selama melakukan aktifitas sehari -hari.

  “Meski sudah  zero namun kita harus tetap menjaga situasi ini agar tidak ada lagi pasien covid -19 yang baru di Jayawijaya,”tutup Dr. Felly. (Jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *