PKP Papua Gelar Fit anda Proper Test bagi Ketua DPD PKP

Ketua Dewan Pimpinan PKP Provinsi Papua Yulianus Worabay Bettay SE.,MM., membuka kegiatan fit dan Proper test Calon Ketua Dewan Pimpinan Kabupaten/Kota PKP se Provinsi Papua periode 2021-2026 di Hotel Batiqa Entrop Senin,(1/11)  kemarin. (Priyadi/Cepos)

JAYAPURA– Dewan Pimpinan Partai Keadilan dan Persatuan (PKP) Provinsi Papua melaksanakan fit dan Proper test bagi calon Ketua Dewan Pimpinan Daerah Kabupaten/Kota PKP se Provinsi Papua periode 2021-2026 di Hotel Batiqa Entrop Senin (1/11) kemarin.

Ketua Dewan Pimpinan PKP Provinsi Papua Yulianus Worabay Bettay SE.,MM.,melalui Ketua Tim verifikasi PKP Papua Rudolf Morin, SE.,MBA.,M.Si.,menjelaskan, kegiatan tersebut dalam rangka persiapan verifikasi administrasi maupun verifikasi faktual kepada Komisi Pemilihan Umum Pada bulan April 2022, jadi PKP perlu mempersiapkan para kader menjadi ketua di kabupaten/ kota untuk mempersiapkan pengurusnya di 29 kabupaten kota se papua.

“Dengan pergantian nomenklatur yang baru yang dulunya partai ini bernama Partai Keadilan Persatuan Indonesia sekarang berubah menjadi Partai Keadilan dan Persatuan berdasarkan nomenklatur yang baru Kemenkumham RI, sehingga kami juga perlu penyesuaian untuk kepengurusan kabupaten kota karena di tingkat nasional sampai provinsi sudah berubah. Dan hal ini juga dimaksudkan untuk mempersiapkan para kader sebagai peserta Pemilu di tahun 2024. Oleh sebab itu,  kepengurusan di tingkat kabupaten kota ini harus dilengkapi dulu karena ini sebagai salah satu syarat dalam verifikasi faktualisasi data di KPU,”katanya.

Oleh sebab itu, sebagai syarat  kepengurusan harus lengkap pengurusannya, ada kantornya, keterwakilan perempuan 30% diakomodir dan adanya bukti-bukti dari kabupaten kota salah satunya adanya KTP harus disiapkan dari sekarang. Sehingga pihaknya perlu melakukan mempercepat proses ini jangan sampai pada saat verifikasi PKP belum siap.

” Fit dan proper test sendiri melibatkan 5 orang tim penilai dari berbagai kalangan, ada akademisi dari Uncen dan unsur pimpinan PKP dan antusias dari kader serta masyarakat umum yang mengikuti fit and proper test juga banyak dan tetap kami lakukan secara objektif tanpa ada campur tangan sehingga hasilnya juga maksimal,”ujarnya.

Kata Rudolf Morin, saat ini kursi dewan di Papua khususnya di daerah pegunungan dari PKP juga sudah cukup banyak contohnya di Wamena ada 4 kursi, Nabire 2 kursi, Tolikara 2 kursi, Paniai 2 kursi, Kabupaten Jayapura 2 kursi, Kota Jayapura 1 kursi dan di Intan Jaya  juga ada justru di daerah pantai seperti di Biak, supiori dan lainnya tidak ada. (dil/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *