Peduli Sesama,  Brimob Gelar Donor Darah

Danyon D Pelopor AKP Clief Gerald Philipus Duwith, SE.,SIK, saat memantau pelaksanaan donor darah sebelum melakukan aksi donor darah sendiri, di Aula Batalyon D Pelopor Brimob Merauke, Senin (1/11) kemarin (Sulo/Cepos )

MERAUKE  Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama sekaligus dalam rangka memperingati Korps Brimob ke-76,  Satuan Brimob Polda Papua  Batalyon D Pelopor Merauke menggelar aksi donor darah di Aula Batalyon D Pelopor Brimob Merauke, kemarin.

  Dansat Brimob Polda Papua Kombes Pol.Godhelp Cornelis Mansnembra,SH melalui Danyon D Pelopor AKP Clief Gerald Philipus Duwith, SE.,SIK, disela-sela donor darah tersebut  mengungkapkan bahwa donor darah yang dilakukan ini  sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap sesama melalui PMI dalam  mensuplay darah ke masyarakat yang membutuhkan.    

   “Untuk donor darah ini terkhusus kepada anggota Brimob dan rekan-rekan  dari satuan TNI serta dari Basarnas,’’ katanya.

   Selain donor darah ini, Danyon menjelaskan bahwa  beberapa kegiatan satuan akan dilakukan bersama dengan Marinir.  Ini karena ulang tahun kedua satuan tersebut  hanya berbeda 1 hari. “Kami tanggal 14 November sementara Korps Marinir tanggal  15 November,  sehingga  ada kegiatan kebersamaan akan  kami lakukan di satuan Brimob dan  Satuan Marinir,’’ terangnya.    

   Sementara itu, Kepala  Unit Transfusi Darah PMI Merauke  dr. Siti Jumiati, S.pPK, bahwa sejak pandemi Covid-19  pihaknya terus mengalami penurunan stok darah. Sementara permintaan tetap  bahwa beberapa komponen darah permintaannya meningkat. ‘’Masa pandemi ini membawa dampak signifikan termasuk  ketersediaan darah di UTD,’’ jelasnya.

  Sebelum pandemi, lanjut  dr. Siti  Jumiati, sudah sering mengalami kerurangan stok  darah khususnya golongan darah tertentu. Dimana kebutuhan sebelum pandemi antara 500-600 kantong darah. Sedangkan yang   bisa dipenuhi antara 450-500 kantong.

  ‘’Nah, saat masuk pandemi, persediaan kita kurang dari jumlah tersebut. Sedangkan kebutuhan kita tidak menurun, tetap sekitar 600 kantong darah setiap bulannya. Bahkan ada beberapa komponen darah yang permintaannya naik,’’ katanya.

   Pada umumnya, golongan darah yang banyak dibutuhkan adalah  golongan darah O. Namun  Siti Jumiati bersyukur karena dalam beberapa minggu ini pihaknya  sudah bisa melakukan mobile unit ke bebapa instansi terkait  untuk melakukan donor darah  sehingga stok darah yang  bisa mencukupi permintaan  masyarakat.  (ulo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *