Delapan Pekerja Kesetrum, Satu Tewas

Pekerja jaringan operator yang terkena setrum listrik sedang mendapatkan pertolongan medis, Minggu (31/10). (Alfatah/Antara)

AGAM–Sebanyak delapan orang pekerja pemasangan tiang kabel jaringan salah satu operator telepon seluler mengalami kecelakaan. Mereka tersengat aliran listrik di Jorong Sariak Laweh, Nagari Nan Tujuah, Palupuah, Kabupaten Agam, Sumbar.

  ”Delapan orang dilaporkan terkena setrum saat bekerja memasang kabel jaringan. Kabarnya karena tiang yang mereka pasang mengenai kabel PLN, satu orang meninggal dunia,” kata Wali Nagari Nan Tujuah Tarmizi seperti dilansir dari Antara di Agam, Senin (1/11).

  Menurut dia, para pekerja melakukan pemasangan tiang di area persawahan dalam keadaan hujan sekitar pukul 17.30 WIB, Minggu (31/10). ”Tiang yang mereka pasang roboh, tiang yang sudah dipasangi kabel itu roboh dan kabelnya menyentuh kabel tegangan menengah milik PLN hingga semua pekerja terkena aliran listrik,” ujar Tarmizi.

  Diketahui pemasangan tiang kabel itu dilakukan di sekitar jalan lintas Bukittinggi-Medan Km 32 yang dilakukan sebuah perusahaan. Para pekerja terdiri atas warga Indramayu, Jawa Barat.

  Menurut Tarmizi, semua korban dilarikan ke Puskesmas terdekat dan rumah sakit untuk dilakukan tindakan medis menyelamatkan nyawa korban. ”Termasuk sopirnya, semua dibawa ke puskesmas dan ada yang dilarikan ke Rumah Sakit di Bukittinggi,” terang Tarmizi.

  Tarmizi menyebutkan, kecelakaan itu telah ditangani pihak kepolisian dari Polsek Palupuah. Korban meninggal dunia diketahui atas nama Kadinah, 36, dengan alamat sesuai KTP Desa Sukra Wetan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

  Dua orang dinyatakan dalam keadaan kritis sementara lima orang lainnya juga menjalani perawatan. Kejadian itu membuat warga di sekitar lokasi kejadian buncah dan ikut melakukan evakuasi terhadap para korban hingga melarikan ke rumah sakit. (jawapos.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *