Antisipasi Kenaikan Covid-19 Jelang Nataru, Ada Perubahan Kebijakan

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy

MOMENTUM perayaan natal dan tahun baru (Nataru) harus diantisipasi agar tak terjadi lonjakan kasus Covid-19. Pemerintah pun telah mempersiapkan berbagai langkah-langkah mengantisipasi hal tersebut.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan bahwa periode Nataru akan diantisipasi oleh seluruh kementerian/lembaga. Hal-hal terutama menyangkut pembaruan aturan-aturan sangat diperlukan untuk mencegah penularan Covid-19.

“Beberapa aturan tersebut di antaranya mengenai pergerakan orang, lokasi wisata, pertokoan, dan lainnya. Langkah itu tetap diperkuat dengan vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan (prokes) dan 3T (tracing, tracking, treatment),” ujarnya dalam telekonferensi pers, Senin (1/11).

Menurut Muhadjir, kondisi saat ini secara agregat nasional mengalami penurunan angka penularan Covid-19. Namun demikian, meski ada penurunan kasus, baik pemerintah maupun masyarakat harus tetap waspada apalagi ada sekitar 131 kabupaten/kota yang tren kasusnya masih naik.

“Prokes tetap dijaga untuk mencegah penularan. Deteksi perjalanan luar negeri dan dalam negeri, kemudian PPKM juga harus deteksi lengkap dan sebisa mungkin dihindari penyekatan,” katanya.

Di samping itu, pelaksanaan vaksinasi untuk lansia juga tetap difokuskan. Kemudian untuk vaksinasi anak-anak juga akan dilaksanakan dan diterapkan pada tahap awal di daerah yang sudah tinggi vaksinasinya.

“Vaksinasi akan dipercepat dengan target Desember 2021 untuk dosis 2 di atas 60 persen,” tandas dia.(jpg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *