Saham Persik Terjual Rp 20 M, Direksi Tegaskan Tim Tetap di Kediri

Presiden Persik Kediri Abdul Hakim Bafagih (tengah) diapit Andrew Wilkes (kiri) dan Alexander Wilkes (Abdul Hakim Bafagih)

JawaPos.com-Pemain Persik Kediri bertarung melawan Persija Jakarta tadi malam. Sebelum kickoff, manajemen tim berjuluk Macan Putih itu memberikan pengumuman penting seputar kepemilikan klub. Direksi memastikan bahwa saham Persik memang sudah terjual.

Penjualan saham PT Kediri Djajati Perkasa dilakukan pada 11 September lalu. Saat itu Persik baru saja bertanding melawan Borneo FC. Setelah laga, Presiden Persik Abdul Hakim Bafagih mem-posting foto di akun Instagram-nya.

Dalam posting-an itu, dia berfoto bersama Wilkes bersaudara. Yakni, Martin, Andrew, dan Alexander. Tiga kakak beradik tersebut merupakan pengusaha asal Bangka Belitung. Mereka juga pemilik klub Liga 3 Belitong FC. Lalu, berapa besaran saham yang dibeli Wilkes bersaudara?

’’Berkaitan isu saham, saya membantah kalau saham Persik dijual 100 persen. Ini yang perlu saya luruskan,’’ jelas Abdul Hakim Bafagih dalam rilis yang diterima Jawa Pos.

Soal besaran saham yang dijual, Hakim tidak mau membuka. Alasannya, PT Kediri Djajati Perkasa bukan perusahaan go public. Tapi, dari info yang didapat Jawa Pos, besaran saham yang dijual itu sampai 40 persen.

Untuk menebus 40 persen saham tersebut, Wilkes bersaudara harus membayar mahar Rp 20 miliar.

Karena sudah punya saham, Wilkes bersaudara kini masuk dalam jajaran petinggi klub. Karena itu, ketiganya juga bisa membantu mengambil keputusan di Persik.

’’Jadi, saya sekarang dibantu Martin, Andrew, dan Alex dalam mengembangkan Persik Kediri di kancah sepak bola Indonesia. Kami sekarang menjadi pemilik bersama perusahaan,’’ ungkap Hakim.

Hal itu sekaligus memastikan bahwa Persik tidak akan berubah nama. Termasuk tidak ada rencana untuk pindah home base.

Persik masih milik warga Kediri dan berbasis di Stadion Brawijaya, Kediri. Hakim berharap penjelasan tersebut dapat meluruskan isu yang selama ini berkeliaran.

’’Yang jelas, kami akan berkomitmen untuk menjadikan Persik sebagai klub profesional dan berprestasi di tanah air,’’ ucap Hakim.(JawaPos)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *