Bhayangkara Mural Festival Bukti Polri Menghormati Kebebasan Berekspresi

Peserta Bhayangkara Mural Festival 2021 piala Kapolri dalam rangka HUT Humas Polri ke 70 tahun di samping Mako Polda Papua, Sabtu (30/10). (Elfira/cepos)

JAYAPURA – Semangat anak muda Papua dituangkan dalam Bhayangkara Mural Festival 2021 piala Kapolri dalam rangka HUT Humas Polri ke 70 tahun. Di samping Mako Polda Papua, Sabtu (30/10) anak muda papua menuangkan karyanya melalui Mural yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jendral Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo secara Virtual Zoom.

Irwasda Polda Papua Kombes Pol Alfred Papare mengatakan, lomba Bhayangkara Festival Mural 2021 untuk memberikan wadah kebebasan berekspresi bagi masyarakat, sehingga para peserta lomba mural bisa menuangkan segala bentuk ekspresi dan pandangannya terhadap Institusi Korps Bhayangkara dan menghasilkan karya seni berupa kritikan ke Polri baik itu positif maupun negatif.

“Sebagaimana yang dikatakan Kapolri bahwa Polri bukanlah lembaga antikritik, Polri sangat menjunjung tinggi kebebasan berpendapat,” kata Alfred.

Sementara itu, Kapolri dalam virtual zoom meeting menerangkan, awal dibukanya pendaftaran, hanya ada 18 peserta yang mendaftar karena takut identitas peserta diketahui dan kemudian ditangkap.

“Setelah disampaikan bahwa para peserta diberikan kebebasan untuk menuangkan karyanya baik yang bersifat positif maupun negatif, akhirnya para pendaftar melonjak hingga 803 orang. Setelah disaring di tingkat Polda Jajaran maka sebanyak 80 tim Mural diberi kesempatan untuk memamerkan karyanya di Lapangan Bhayangkara,” terang Kapolri.

Melalui Virtual Zoom, Kapolri tekankan bahwa konteks kebebasan berekspresi sudah diatur didalam Undang Undang Dasar 1945 pasal 28 dan juga ditegaskan dalam UU Nomor 9 Tahun 1998 tentang kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum. Sebagaimana arahan Presiden Jokowi bahwa Indonesia adalah negara yang demokratis dan sangat menghargai kebebasan berekspresi.

“Bhayangkara Mural Festival 2021 bukti bahwa kami menghormati kebebasan berekspresi,” kata Kapolri.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal mengatakan, kegiatan yang digagas oleh Kadiv Humas Polri dilaksanakan di 34 Polda di seluruh Provinsi dengan melihat bagaimana mengekspresikan ide atau gagasan para seniman dalam wujud gambar dan tulisan.

“Festival Moral mempunyai maksud dan tujuan sebagai penyedia ekpresi para seniman dalam menyampaikan pesan dan kritiknya kepada Polri, sehingga kedepannya Polri lebih maksimal dalam memberikan pelayanan, pengamanan dan pengayoman kepada masyarakat di tanah Papua,” kata Kamal.

Dikatakan Kamal, Festival Moral yang digelar di Jakarta dikuti oleh 80 tim. DimanaPolda Papua 1 tim yang teridiri dari dua orang, sedangkan Festival Moral yang dilaksanakan di Polda Papua ini diikuti oleh 10 peserta. Untuk Juara 1 akan diberikan hadiah sebesar Rp 5 juta, juara II Rp 3 Juta dan juara III Rp 2 juta. Untuk bagi 7 peserta yang belun beruntun diberikan uang pembinaan sebesar  Rp 1 juta. (fia/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *