Sail Teluk Cenderawasih Tinggal Tunggu Inpres

Bupati Herry Ario Naap, S.Si.,M.Pd (Fiktor/Cepos)

BIAK-Sesuai dengan rencana, konsep pelaksanaan Sail Teluk Cenderawasih akan dilakukan pada tanggal 28 Oktober tahun 2023 mendatang. Kepastian waktu pelaksanaan Sail Teluk Cenderawasih tinggal menunggu penandatanganan Instruksi Presiden (Inpres) dari Presiden Joko Widodo.Sementara draf atau konsep Inpres sudah diajukan dan diharapkan diteken oleh Presiden dalam waktu tidak terlalu lama kedepan.
“Usulan Sail Teluk Cenderawasih pada dasarnya mendapat respon dari berbagai pihak terkait, khususnya lembaga dan kementerian terkait. Intinya tinggal menunggu Inpres dari Bapak Presiden, konsep drafnya sudah ada dan tinggal ditandatangani Bapak Presiden,” kata Bupati Herry Ario Naap, S.Si.,M.Pd kepada Cenderawasih Pos, kemarin.
Terkait dengan rencana pelaksanaan Sail Teluk Cenderawasih, Herry Ario Naap dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerh (OPD) yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor telah menemui sejumlah pejabat terkait di sejumlah kementerian terkait di Jakarta, termasuk di Kantor Staf Kepresiden (KSP).
Beberapa menteri dan pejabat tinggi yang sempat ditemui terkait dengan usulan rencana pelaksaan Sail Teluk Cenderawasih diantaranya, Menteri Koordinator Maritim dan Investasi, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Deputi I Kantor Staf Kepresiden dan sejumlah pejabat atau menteri terkait lainnya.
“Jadi secara dukungan, intinya sudah ok, namun untuk pelaksanaan Sail memang perlu dukungan Inpres, dan itu yang saat ini ditunggu,” pungkasnya.
Rencananya pelaksanaan Sail Teluk Cenderawasih akan dilaksanakan di empat kabupaten yang ada di wilayah adat Saereri, diantaranya Kabupaten Biak Numfor, Kabupaten Kepulauan Yapen, Kabupaten Waropen dan Kabupaten Supiori.
“Kalau Sail Teluk Cenderawasih maka akan berdampak besar pada multi efek pembangunan, untuk itu mohon dukungan semua masyarakat, khususnya lagi yang ada di Tanah Papua karena invent ini adalah invent internasional, jadi sudah pasti akan berdampak kepada sebagian besar kabupaten/kota di Papua,” tandas Herry Naap. (itb/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *