RIANA SETIAWAN / JAWA POS Pemain Bariton Putera, Rakic berusaha melewati hadangan pemain Persipura, Rumakiek di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Kemarin. Barito berhasil mengalahkan Mutia Hitam dengan skor (1-0)

“Saya sebagai pelatih orang yang pertama yang akan bertanggung jawab,”JFT

JAYAPURA – Persipura Jayapura kalah lagi, tim kebanggaan masyarakat Papua itu kembali menuai hasil minor usai kalah 1-0 dari Barito Putera dalam lanjutan Kompetisi Liga 1 2021/2022 pekan ke-9 di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Senin (25/10). Gol semata wayang Azamat Baimatov pada menit 56’.

Dengan kekalahan ini, Persipura kian terpuruk pada posisi 17 dengan koleksi 5 poin. Tim berjuluk Mutiara Hitam itu baru sekali merasakan kemenangan, dua kali seri dan 6 kali kalah. Sementara Barito Putera, tambahan tiga poin menggeser Persipura di posisi 16 dengan raihan 7 poin.

Dengan kondisi tersebut, tentu sangat disayangkan, melihat Persipura sebagai tim peraih gelar juara terbanyak Liga Indonesia berada di zona degradasi. Tentu hasil tersebut juga akan menentukan nasib juru taktik Persipura Jacksen F. Tiago yang tak kunjung mampu mengangkat performa Persipura. Apalagi di pertandingan berikutnya, Persipura sudah ditunggu oleh Persib Bandung dan Bali United.

“Rencana yang kita tidak terapkan tidak dijalankan dengan maksimal, dan posisi kita saat ini memang memberatkan kita. Dan banyak hasil yang tidak sesuai dengan harap kita,” ungkap Jacksen Tiago dalam zoom meeting usai pertandingan, Senin (25/10).

Jacksen juga menegaskan bahwa rentetan hasil buruk yang mereka raih menjadi tanggung jawabnya. Bahkan pelatih asal Brasil itu menegaskan timnya siap menerima konsekuensi yang ada diberikan oleh manajemen.

“Sudah jelas, kita siap menerima konsekuensi apapun. Semua tahu bagaimana kita bekerja untuk hasil yang baik, dalam bekerja sepak bola cemoohan dan tekanan kita harus siap menghadapi situasi itu,” ujar Jacksen.

Legenda hidup PSM Makassar dan Persebaya Surabaya itu mengaku belum menyerah dan akan berusaha untuk bangkit dan memutus tren positif mereka.

“Kami selalu mencoba tindakan yang bisa membuat kita kembali ke jalur kemenangan. Kami akan fokus untuk membuat tim ini kembali ke jalur kemenangan, dan dalam kondisi seperti ini kita selalu berpikir bagaimana kita keluar dari situasi ini,” ucap Jacksen.

Jacksen juga enggan menyalahkan pemain asingnya yang belum tampil dengan performa terbaik. Menurutnya, hasil yang mereka raih merupakan kerja tim.

“Saya bukan tipe pemain yang menyalahkan orang, saya sebagai pelatih orang yang pertama yang akan bertanggung jawab. Kami satu tim, pemain asing dan lokal kami semua belum mampu memberikan yang terbaik untuk menjadikan tim ini sebagai pemenang,” ucapnya.

Sementara itu, gelandang asing Persipura, Takuya Matsunaga mengaku bahwa mereka terus berusaha untuk mendapatkan tiga poin setiap pertandingan. Hanya saja, mereka belum bisa keluar dari situasi sulit.

“Kami selalu coba yang terbaik untuk dapat tiga poin, dan kami terus maju dan pasti kami percaya akan dapat hasil yang baik. Termasuk pertandingan pada 30 Oktober bisa dapat tiga poin,” pungkasnya. (eri/gin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *