Tak Ikut Pelatihan Dasar, CASN Dianggap Gugur

CASN Saat mengikuti Pelatihan dasar yang dilakukan di Gedung Aithossa GKI Betlehem Wamena. (Denny/ Cepos)

WAMENA-Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Jayawijaya Hironimus Hubi, S.Sos menegaskan bagi para Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) harus mengikuti latihan dasar (Latsar) sampai selesai. Sebab apabila ada yang tidak mengikuti kegiatan tersebut, maka dianggap mengundurkan diri baik itu untuk Golongan II maupun Golongan III.

   “Artinya sejumlah materi yang disampaikan itu tidak bisa dilakukan pengulangan, sehingga kalau mereka tidak ikut,  maka nilainya mau diambil dari mana?”ungkapnya Sabtu (23/10) kemarin.

  Hironimus menegaskan, Pelatihan dasar bagi CASN di Jayawijaya ini sifatnya wajib untuk diikuti. Ia mencontohkan kemarin ada CASN yang mau mengikuti pesparawi. Namun ia harus diberikan pilihan, apakah penting  Pesparawi atau pelatihan dasar CASN. Sebab keduanya adalah agenda penting.

  “Memang diberikan pilihan karena Pesparawi penting dan latihan Dasar CASN juga penting, dari kedua agenda itu ada yang lebih penting untuk dilakukan, sehingga silahkan pilih mana yang harus diikuti sehingga mereka memilih untuk ikut pelatihan Dasar CASN,”tegasnya.

  Alasan yang kedua diberikan pilihan, kata Kepala BKD, sebab Pelatihan dasar CASN ini tidak bisa dilakukan dua kali  dalam setahun, sehingga jika tidak ikuti pelatihan ini, maka dianggap batal atau mengundurkan diri, sebab dalam pelatihan ini tidak ada negosiasi apapun  tidak ikut maka dianggap gugur.

  “Tahun depan bisa dilakukan tetapi kalau dianggarkan, sebab kita lihat dari jumlah juga kalau banyak dan memenuhi satu kelas bisa dilakukan, tapi kalau tidak banyak maka tak bisa dilakukan, atau solusi lain melakukan penitipan di kabupaten lain namun dengan biaya sendiri,”kata Hironimus Hubi.

  Ditambahkan bahwa dari  369 CASN di lingkungan Pemda Jayawijaya yang lolos seleksi formasi tahun 2018 lalu 98 diantaranya adalah Golongan II dan 271 adalah Golongan III. Di Golongan III ini ada pesertanya yang sudah meninggal dunia dan ada juga yang mengundurkan diri karena tidak mau menjadi ASN meskipun lolos seleksi kemarin.(Jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *