Pertina Papua Kalungkan Medali Emas untuk Rico 

Ketua Pengprov Pertina Papua Ricky Ham Pagawak saat mengalungkan medali emas kepada Erico Amanupunjo di sela-sela pembubaran panitia di Pantai Holtekamp Jayapura, Sabtu (23/10). (Erik / Cepos)

JAYAPURA – Pertina Papua menjadi juara umum pada PON XX 2021. Pertina Papua sukses menyabet 2 medali emas, 3 perak dan 6 perunggu dari 17 kelas yang dipertandingkan. Posisi kedua ada Jawa Barat yang juga memiliki perolehan medali 2 emas, 2 perak dan 6 perunggu, kemudian disusul oleh NTB 2 emas, 2 perak dan 3 perunggu.

Saat hari terakhir, Papua sebenarnya memiliki kans besar untuk melengkapi juaranya pada pertandingan pamungkas kelas 91 kg, dimana petinju Papua Erico Amanupunjo memaksa petinju Jawa Tengah Willis Riripoy untuk tidak melanjutkan pertandingan pada pertengahan ronde 2.

Saat itu, Willis pada pertengahan ronde kedua tidak bisa melanjutkan pertandingan karena mengalami pendarahan bagian pelipis. Erico yang seharusnya dinyatakan menang secara TKO, berbeda dengan putusan juri yang justru memenangkan petinju Jawa Tengah.

Spontan, putusan kontroversial tersebut menuai protes keras dari Pertina Papua. Wasit dan dewan hakim dinilai telah mencuri kemenangan Papua. Juri berdalil, bahwa luka yang dialami oleh Willis bukan karena pukulan tapi benturan kepala sehingga hitungan nilai sejak ronde pertama hingga pertandingan dihentikan Willis dianggap unggul.

Namun Pertina Papua terus melakukan protes, karena dari rekaman pertandingan, Willis sempat tertangkap kamera mendapatkan pukulan dari Erico. Namun hingga saat ini, belum ada kejelasan dari hakim juri terkait protes yang dilayangkan oleh Pertina Papua.

Ketua Pertina Papua, Ricky Ham Pagawak akhirnya memutuskan Erico sebagai peraih medali emas dan mengalungkan langsung medali kepada atlet andalanya itu.

“Yang terjadi, kita di Tinju ini sudah diatur. Sehingga pembagian medali juga sudah diatur. Papua sekian, DKI, Jabar sekian, dan kemenangan Papua sudah dinodai oleh orang-orang yang terlibat dalam tinju,” ungkap RHP kepada awak media di sela-sela pembubaran panitia Pertina di Pantai Holtekamp Jayapura, Sabtu (23/10).

Dengan pengalungan medali emas kepada Erico, maka Pertina Papua kini memiliki 3 perolehan medali emas, 2 perak dan 6 perunggu. Tapi capaian tersebut masih melenceng dari yang ditargetkan oleh Pertina Papua.

“Awalnya kami targetkan 6 emas, tapi saya sampaikan kami dapat 3 emas. Kenapa? Emas satu ini direbut oleh petinju Papua, yang sempat dirampas. Dan saya mau sampaikan kepada atlet, pelatih, pengurus dan masyarakat Papua bahwa kita dapat satu medali emas, jadi sudah 3 medali emas,” ujar RHP.

Selain itu, RHP juga menyampaikan terimakasih kepada seluruh panitia Pertina Papua yang sudah mensukseskan pelaksanaan pertandingan Tinju PON XX 2021 Papua.

“Kita kerja 2 minggu sejak kita disatukan dalam ajang event besar ini (PON) saya percaya, tidak bisa berjalan sendiri tapi dengan adanya panitia sehingga satu pencapaian luar biasa,” kata RHP.

“Sekali lagi saya mau sampaikan terima kasih yang sangat mendalam, semua yang terlibat langsung dengan bekerja keras. Mari kita persiapkan diri untuk menyambut Piala Wapres tahun depan,” pungkas RHP. (eri/gin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *