Penyaluran BLT Masuk Triwulan III

Elisa Yarusabra (Robert Mboik Cepos)

SENTANI– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Kabupaten Jayapura saat ini sudah menyalurkan Alokasi Dana Desa (ADD) untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) pada triwulan ketiga.

Penyalurannya  di setiap kampung itu bervariasi  sesuai dengan pengajuan dari kampung itu sendiri.

“Kita sudah masuk 9 bulan, tinggal 3 bulan terakhir,”kata Elisa Yarusabra, Sabtu (23/10).

Dia mengatakan,  ADD Tahun 2021 ini sebagian besar untuk BLT, kemudian penanganan Covid-19, termasuk belanja ekonomi di kampung.

Tahun ini di Kabupaten Jayapura mendapatkan alokasi ADD senilai Rp 143 miliar desa yang dibagi ke dalam 139 kampung dengan nilai nominal setiap kampungnya bervariasi, mulai dari Rp 800 hingga Rp 1 miliar rupiah.

Dia mengatakan, pembagian dana desa ke setiap kampung ini berdasarkan rapor formulasi penganggaran itu sendiri, berdasarkan indikator yang sudah tersedia, mulai dari  jumlah penduduk,  tingkat kesulitan, afirmasi dan juga kinerja.

“Ini menjadi acuan pembagian dana desa ke masing-masing kampung itu, ” ujarnya.

Besarnya penerimaan dana desa ke setiap kampung itu sangat ditentukan juga oleh jumlah penduduknya.  Termasuk tingkat pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di kampung.  Data-data ini diperoleh dari data indeks desa membangun yang ada di setiap kampung itu.

“Itulah yang menjadi acuan dari Kementerian Desa untuk menganggarkan dana ke masing-masing kampung itu,” ungkapnya.

Karena itu pihaknya juga berharap kepada aparat yang ada di kampung Untuk memanfaatkan dana dana ini sesuai dengan peruntukannya demi pembangunan masyarakat dan juga ekonomi yang ada di kampung.

Terkait hal ini, Pemkab juga melalui DPMK akan terus memantau pemanfaatan penggunaan dana desa dan dana dan lainnya yang ada di kampung melalui laporan pertanggungjawaban penggunaan keuangan dana desa di setiap kampung itu sendiri.

“Bahkan untuk penyalurannya sekarang, kami wajibkan untuk setiap kampung harus menyerahkan laporan pertanggungjawaban penggunaan dana tersebut sebelumnya, baru dilakukan pencairan tahap berikut,” ujarnya. (roy/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *