Jurnalis Cepos Launching Buku Berjudul Cinta Mama Tak Pernah Pudar

Jurnalis Cepos, sekaligus Penulis Buku Cinta Mama Tak Pernah Pudar, Roberthus Yewen, saat memberikan bukunya kepada Taman Baca Efata Kampung Sereh, Elisabeth Oyaitouw yang berlangsung disela-sela Launching buku Cinta Mama Tak Pernah Pudar di Aula Asrama Mahasiswa Katolik Tauboria, Padang Bulan, Kota Jayapura, Sabtu (22/10). (Michael for Cepos)

JAYAPURA– Jurnalis Cenderawasih Pos (Cepos), Roberthus Yewen berhasil melaunching bukunya berjudul Cinta Mama Tak Pernah Pudar yang berlangsung di Aula Asrama Mahasiswa Katolik Tauboria, Padang Bulan, Kota Jayapura, Sabtu (22/10).

Buku ini di launching dan dibedah langsung oleh tiga orang panelis, yaitu Karl Karoluz Wagab Meak, S.T., MT, Meyland Wambrauw, S.IP., M.Si dan Kurniawan Patma, SE., M.Ak.

Karl yang sehari-hari bekerja sebagai Dosen di Fakultas Teknik Uncen ini mengungkapkan bahwa buku yang ditulis oleh Roberthus Yewen ini merupakan sebagian kisah hidupnya.  “Saya mendengar sebagian cerita lisan ini dan hari ini saya bisa membacanya secara langsung melalui buku ini,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Dosen Hubungan Internasional (HI) Uncen, Meyland menilai bahwa buku yang ditulis oleh Roberthus Yewen ini mengenang kembali sosok orang tua, terutama mama atau ibu.

“Buku ini sangat menggugah saya ketika pertama kali baca, sehingga ketika langsung baca, saya teringat mama dan langsung menelepon mereka untuk menanyakan kabar mereka,” ucapnya.

Sementara itu, Kurniawan Patma yang juga telah menulis beberapa buku menyampaikan, buku ini tidak hanya menampilkan kenangan Roberthus Yewen bersama orang tuanya, tetapi juga menuliskan tentang pengalaman hidupnya dalam pengabdian kepada sesama.

“Buku ini sangat komplit. Di mana saudara Roberthus Yewen tidak hanya menuliskan kisah hidupnya masa kecil, pengalamannya bersama mama, pengalamannya sebagai seorang kakak, tetapi juga menampilkan karya-karya pengabdiannya selama ini,” ujar penulis buku 44 Opsi ini.

Dalam kesempatan launching ini, Roberthus Yewen juga memberikan lima bukunya kepada Taman Baca Efata Kampung Sereh yang dikelola langsung oleh Elisabeth Oyaitouw.

Selain itu, Roberthus Yewen juga memberikan beberapa buku Perpustakaan Asrama Mahasiswa Katolik Tauboria dan Asrama Mahasiswi Katolik Nurjaya yang berada di Padang Bulan.  (bet/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *