Wakil Wali Kota Ajak Kegiatan Donor Darah Ditingkatkan

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru menyaksikan pelaksanaan kegiatan donor darah di GPT. Petra Jayapura, di RM Sendok Garpu, Rabu (20/10) kemarin. (Yohana/Cepos)

JAYAPURA – Kebutuhan darah dimasa pandemi Covid-19 terus meningkat namun ketersediaan darah alami keterbatasan, dikarena pada masa pandemi tidak semua instansi maupun masyarakat dapat mendonorkan darahnya.

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru menjelaskan ketersediaan darah di Kota Jayapura alami penurunan drastis ketika pandemi Covid-19.

“Karena beberapa mitra kita yang selalu mendonor seperti BUMN dan BUMD yang melarang karyawannya untuk mendonor, padahal mereka ini adalah mitra kita yang sering mendonor, dengan demikian ketersediaan darah ikut berkurang untuk mengcover kebutuhan masyarakat,” katanya kepada Cenderawasih Pos, Rabu (20/10) kemarin.

Lanjutnya, rata-rata sebelum pandemi stok darah yang tersedia untuk Kota Jayapura bisa mencakup 1.500 kantong, namun pada saat pandemi hanya bisa terkumpul 800 kantong darah. Lanjutnya, Stok darah yang masuk saat ini paling banyak disumbangkan oleh teman-teman TNI/Polri, Gereja-gereja dan masjid di Kota Jayapura.  “Dengan demikian target kita yang sehari bisa 1.500 kantong darah,menurun drastis diangka 500- 800 kantong darah,” tambahnya.

Diakuinya, hal ini terhitung sulit, karena disisi lain masyarakat butuh darah, rata-rata diangka 1.000 – 1.500 perbulan, dan kebutuhan darah ini bukan hanya di Kota Jayapura saja tetapi untuk mengcover daerah- daerah lainnya.

Seperti Kab. Jayapura, Kab. Puncak Jaya, Kab. Keerom dan sebagainya yang membutuhkan darah tetap akan disuplai dari Kota Jayapura.  “Kota Jayapura sendiri merupakan tempat penyimpanan darah, maka untuk mensuplai kebutuhan darah di Kota Jayapura, maka PMI  melakukan kerjasama dengan BUMN maupun BUMD baik itu perbankan, perhotelan, tokoh-tokoh masyarakat, gereja, masjid dan sebagainya,” tambahnya.

Dia juga memberi apresiasi kepada sidang jemaat GPT. Petra Jayapura atas upayanya melakukan aksi donor darah untuk menolong  mereka yang membutuhkan, diharap kedepannya kegiatan seperti ini bisa terus ditingkatkan.

“Guna memenuhi kebutuhan stok darah di Kota Jayapura, yang juga berfungsi sebagai tempat penyimpanan darah bagi kabupaten lainnya yang membutuhkan,” pungkasnya. (ana/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *