Tingkatkan Pembinaan Prestasi, NPC Papua dan Uncen Siapkan Master Plan

Nampak suasana seminar master plan pembinaan prestasi atlet NPC Papua yang digelar di @hom Hotel Jayapura, Rabu (20/10). (Erik / Cepos)

JAYAPURA – National Paralympic Committee (NPC) Papua menyadari potensi atlet yang dimiliki Papua sangat besar untuk bersaing di kancah nasional dan internasional. Berkaca pada event Peparnas yang sudah mencapai 16 edisi, prestasi atlet NPC Papua terus menunjukan grafik yang baik. Terakhir di Peparnas XV Jawa Barat 2016, NPC Papua menempati peringkat 5 besar.

Catatan tersebut tentu terbilang menjanjikan. Tak hanya di kancah nasional, NPC Papua juga dalam beberapa tahun terakhir begitu aktif menyumbangkan atlet bagi NPC Indonesia dalam ajang Asean Para Games serta Kejuaraan tingkat Asia Tenggara dan Asia.

Melihat capaian tersebut, NPC Papua terbilang sukses dalam melakukan pembinaan prestasi. Padahal selama ini, NPC Papua menyiapkan atlet prestasi dengan penuh keterbatasan. Namun kini, NPC Papua mulai selangkah lebih maju. NPC Papua mulai memikirkan sebuah program jangka panjang melalui sebuah master plan.

Apa yang direncanakan oleh NPC Papua bukan khayalan belaka, NPC Papua benar-benar mulai serius untuk menyiapkan sebuah master plan prestasi atlet. Bahkan untuk memuluskan rencana tersebut, NPC Papua menggandeng Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Cenderawasih.

“Ini adalah sebuah mimpi saya dari dulu, bagaimana menyiapkan sebuah master plan prestasi atlet NPC Papua untuk bagaimana melakukan pembinaan atlet NPC Papua kedepannya. Nantinya, master plan ini akan kami buat dalam sebuah buku yang nantinya menjadi pedoman dalam melakukan pembinaan prestasi,” ungkap Ketua NPC Papua, H. Jaya Kusuma kepada Cenderawasih Pos di sela-sela seminar master plan pembinaan prestasi atlet NPC Papua di @hom Hotel Jayapura, Rabu (20/10).

Pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Jayapura itu membeberkan, bahwa nantinya dalam master plan yang mereka bentuk telah dilengkapi dengan cara sosialisasi, perekrutan atlet, kalender event, strategi pembinaan prestasi serta penganggaran.

“Master plan ini juga akan kami serahkan kepada pemerintah Provinsi Papua, bagaimana melihat perkembangan prestasi NPC di tanah Papua. Kami berharap master plan ini bisa rampung sebelum pelepasan kontingen. Dan Pemerintah juga perlu melihat bahwa NPC ini ada da sudah bekerja dan butuh perhatian dari pemerintah daerah. Kami juga berharap, kedepan NPC Papua bisa disamakan dengan organisasi lainnya,” pungkas Jaya Kusuma.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan Uncen, Prof. Saharuddin Itaa, M.Kes., AIFO menambahkan, bahwa master plan tersebut akan lebih banyak memberikan strategi bagaimana menciptakan atlet prestasi dengan program latihan yang benar.

“Secara umum master plan ini adalah garis besar pembinaan olahraga, khususnya atlet difabel untuk menjadi pedoman dalam membina prestasi. Kita berharap dengan adanya ini (master plan), kemudian berkolaborasi dengan pemerintah daerah saya pikir prestasi atlet difabel Papua benar-benar diperhitungkan,” pungkasnya. (eri/gin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *