Donny Monim (Erik/Cepos)

JAYAPURA –  Liga 1 2021/2022 pekan kedelapan akan mempertemukan dua tim papan bawah, Persik Kediri menantang tim kebanggan masyarakat Papua Persipura Jayapura di Stadion Madya Magelang, Kamis (21/10).

Pertandingan ini akan menjadi salah satu duel yang menarik di pekan ini. Mengingat keduanya mengawali musim ini dengan tertatih-tatih.

Persipura dan Persik Kediri mengalami nasib yang sama. Keduanya baru sekali merasakan kemenangan, dua kali imbang dan sama-sama menuai 4 kekalahan.

Dengan lima poin, Persik menempati peringkat 16, sementara Persipura satu tangga di atas tim berjuluk Macan Putih itu dengan poin sama.

Juru taktik Persipura, Jacksen F. Tiago mengaku sudah siap untuk mengamankan tiga poin dari Persik Kediri. Pelatih asal Brasil itu menyebutkan, dengan masa recovery 4 hari membuat mereka lebih siap untuk menatap pertandingan ini.

“Kami punya waktu istirahat 4 hari, dan kami fokuskan pada aspek taktikal dan perawatan kondisi dari pemain. Menjaga kondisi pemain agar setiap pertandingan mereka dalam kondisi bugar dan terhindar dari risiko cedera. Semua pemain dalam kondisi baik,” ungkap Jacksen dalam zoom meeting, Rabu (20/10).

Bahkan legenda hidup PSM Makassar dan Persebaya Surabaya itu juga membeberkan bahwa tiga pemain asingnya siap tampil dengan performa terbaik. Hanya saja, dalam pertandingan ini Persipura belum bisa diperkuat oleh Gunansar Mandowen dan Ramai Rumakiek yang masih membela Timnas U-23.

“Pemain asing kita menunjukan sebuah peningkat yang lebih baik dari pertandingan sebelumnya dan sudah tidak ada keluhan apapun. Cuma Feri Pahabol kemarin ada keluhan dengan kaki tapi sudah 2 hari terakhir ikut latihan dan tidak ada kendala. Semua berjalan dengan baik,” ujar Jacksen.

Disinggung soal modal kemenangan 2-1 atas Persik pada laga uji coba beberapa pekan lalu, Jacksen enggan menyebutkan hasil tersebut menjadi rujukan timnya. Apalagi menurut Jacksen, Persik kala itu berbeda dengan skuat yang mereka miliki saat ini. Dimana Persik kini memiliki pemain asing dan dua pemain naturalisasi.

“Kami tidak pernah melangkah tanpa keyakinan, sehingga pertandingan kami punya keyakinan bisa dapat hasil terbaik. Itu motivasi kita untuk bekerja bisa dapat hasil yang baik setiap pertandingan. Bukan karena kita punya sejarah dengan Persik, tapi karena tujuan kita meraih hasil yang maksimal,” ucap Jacksen.

“Persik tim yang cukup baik, punya pemain asing yang baik, plus 2 pemain naturalisasi, sehingga kekuatan mereka cukup lumayan dan tidak boleh anggap remeh karena posisi mereka ada di grup degradasi. Persik kini sebuah kekuatan yang tidak boleh diremehkan tapi kami juga punya keyakinan untuk dapat hasil yang baik dan kesempatan untuk bangkit dari posisi bawah,” sambung Jacksen.

Pelatih berusia 53 tahun itu mengaku telah mengingatkan pemainnya untuk mengantisipasi seluruh pemain juara Liga 2 2019 tersebut. Menurut Jacksen, seluruh pemain Persik dapat menjadi petaka bagi mereka, termasuk pemain dari bangku cadangan.

“Kami tidak pernah melihat satu atau dua pemain saja, tapi kami menggambarkan semua aspek dari Persik mulai dari kiper sampai depan, semua pemain kami waspadai termasuk pemain cadangan. Semua pemain kami waspadai termasuk pergantian pemain,” pungkas Jacksen.

Sementara itu, Donny Monim yang sempat diragukan tampil akhirnya bisa menjadi andalan di lini belakang Mutiara Hitam. Donny menegaskan bahwa mereka sudah sangat siap untuk menghadapi Persik untuk mendongkrak posisi mereka ke papan tengah.

“Kami pemain sudah siap untuk menghadapi pertandingan ini. Kami sudah latihan beberapa hari ini, coach sudah memberikan materi dan kami berharap bisa menerapkan apa yang diberikan oleh pelatih,” tutup Donny Monim. (eri/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *