Tahapan  Pemilu 2024 Dimulai Awal 2022

KPU Kabupaten Merauke saat menggelar rapat koordinasi dengan Dinas Kominfo Kabupaten Merauke terkait ketersediaan internet  untuk menghadapi tahapan Pemilu serentak 2024 yang dimulai awal 2022, kemarin (Sulo/Cepos)

Pastikan  Ketersediaan Internet di Pemilu 2022, KPU-Kominfo Gelar Rakor    

MERAUKE-Tahapan Pemilu 2024 akan dimulai awal tahun 2022 mendatang. Salah satu dari tahapan Pemilu 2022 tersebut terkait dengan masalah jaringan internet di setiap daerah. Dalam rangka itu, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Merauke menggelar  Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Dinas Komunikasi dan Informatika  Kabupaten Merauke, di KPU Merauke, Senin (18/10) kemarin.     

   Ketua KPU Kabupaten Merauke Theresia Mahuze, SH menjelaskan bahwa sesuai informasi bahwa jadwal dan program pemilu serentak 2024 tahapannya akan dimulai di awal tahun 2022.  Dikatakan, pengecekan ketersediaan internet  ini karena kerja-kerja KPU di Pemilu  2024 mendatang sudah  menggunakan aplikasi.  “Semua kerja-kerja kami menggunakan aplikasi,” terangnya.

    Aplikasi tersebut diantaranya sistem informasi pemilih (Sidalih), aplikasi sistem informasi pencalonan (Silon), Sistem informasi logistik (Silog), dan sistem informasi rekapitulasi elektronik (Sirekap). Theresia Mahuze menjelaskan bahwa berdasarkan  data yang pihaknya miliki hasil Pilkada 2020 lalu, untuk jaringan internet tersebut, aksesnya baru kuat  di 6 distrik, yakni Merauke, Semangga, Tanah Miring, Sota, Kurik dan Malind.

  Sementara untuk 5 distrik lainnya, meski sudah ada internet namun sinyalnya lemah, yakni Jagebob, Ulilin , Naukenjerai dan Animha dan Elikobel. Sedangkan 9 distrik belum tersentuh internet. “Tapi  dari hasil pantauan sepertinya sudah ada perubahan. Saya lihat jaringan banyak masuk di beberapa distrik seperti Kaptel. Tapi setidaknya di distrik nanti ada, meski di kampung tidak ada jaringan internet,” terangnya.

    Dia berharap, sebelum Pemilu serentak 2024, seluruh distrik di Merauke sudah terpasang internet sehingga mendukung kerja dari  teman-teman KPU di tingkat distrik. Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Merauke Herman Gebze menjelaskan bahwa saat ini terus dilakukan pemasangan jaringan internet di kampung maupun distrik terutama di puskesmas.

   “Kemarin, pak Kabid  berangkat ke Makassar untuk meminta  ke Telkom agar  bandwidth dapat ditambah dari 200 menjadi 400 Mbs, sehingga semua sistem yang baik internet maupun telepon bisa diakses di 179 kampung dan 20 distrik. Pekerjaan ini sedang jalan, hanya kadang-kadang bandwidth  ini yang lemah sehingga  kita tidak bisa melakukan akses internet. Ini yang sedang kita minta ke Makassar,” pungkasnya. (ulo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *