Raih 2 Medali Perunggu, PBSI Papua Tetap Puas

Max Olua (Erik / Cepos)

JAYAPURA – Ketua Pengprov Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Papua, Max Olua tetap mengapresiasi capaian atletnya di ajang Pekan Olahraga Nasional atau PON XX 2021 Papa. Diketahui, cabang olahraga Bulutangkis Papua hanya meraih 2 medali perunggu.

Kata Max Olua, capaian tersebut jauh dari target awal 2 medali emas. Tapi menurutnya 2 medali perunggu cukup memuaskan bagi kontingen Bulutangkis Papua yang mengandalkan atlet binaan sendiri.

“Meski hanya 2 medali perunggu, kita tetap bangga karena ini produk lokal tanpa pemain kontrak dari luar. Dan ini sejarah bagi Bulutangkis Papua bisa bersaing dengan atlet dari luar. Kita harus tetap bangga karena atlet yang kita gunakan murni anak-anak Papua yang lahir besar di Papua,” ungkap Max kepada Cenderawasih Pos saat ditemui di salah satu cafe di Jayapura, Senin (18/10).

“Sebelumnya memang ada tawaran untuk kita menggunakan atlet kontrak, tapi kami melihat bahwa PON di Papua dan kami memberikan kesempatan kepada atlet kita sendiri untuk bisa tampil dan mereka bisa membuktikan bahwa mereka juga bisa bersaing,” sambung Max.

Max membeberkan, soal target dua medali emas yang diusung oleh PBSI Papua. Kata Max, awalnya mereka optimis bisa mencapai dua medali emas dari Chico Aura Dwi Wardoyo dan adiknya Ester Nurumi Tri Wardoyo. Sayangnya, sebulan jelang pelaksanaan PON XX 2021 Papua, keduanya harus ikut dalam rombongan Bulutangkis Indonesia pada Piala Thomas dan Uber Cup.

“Dengan adanya Chico dan Ester, kami sangat optimis bisa mendapatkan dua medali emas. Tapi mereka harus membela Bulutangkis Indonesia di Thomas dan Uber. Kami harus merelakan itu, karena demi bangsa Indonesia. Tapi dengan 2 medali perunggu kami tetap bangga, karena selama ini, lolos Pra PON saja susah, tapi ini kita bisa buktikan dengan atlet lokal bisa dapat 2 medali perunggu,” pungkas Max. (eri/gin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *