Pasca PON, Pembatas Jalan Sebaiknya Dibuka Kembali

Tampak pembatas jalan yang dipasang oleh petugas di jalan utama di Kota Sentani untuk membatasi pergerakan kendaraan selama penyelenggaraan PON di Kabupaten Jayapura. Seharusnya setelah PON selesai, pembatas jalan ini dibuka kembali. Foto ini diambil, Senin, (18/10). (Robert Mboik Cepos)

SENTANI-Pembatas jalan yang dipasang oleh pemerintah maupun pihak kepolisian di jalan utama Kota Sentani, Kabupaten Jayapura sebaiknya dibuka kembali setelah penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) di Klaster Kabupaten Jayapura.

” Pembatas jalan yang dipasang oleh pihak kepolisian ini seharusnya begitu PON  selesai, langsung dibuka,”kata Marlin, salah satu warga pengguna jalan kepada wartawan di Sentani,  Senin (18/10).

Dia mengatakan, pemasangan pembatas jalan di sejumlah titik di Kota Sentani selama PON bertujuan untuk membatasi lalulintas kendaraan, khususnya yang hendak menyebrang ke jalur lain.  Sehingga hal ini juga mengurangi kemacetan di jalanan selama penyelenggaraan PON ini.  Namun, mestinya setelah PON selesai, semua jalan yang sempat ditutup atau dibatasi itu, harus kembali pada posisi semula.  Sehingga tidak terjadi pelanggaran aturan lalu lintas yang justru memicu kecelakaan lalu lintas.

“Sebagai contoh di jalan masuk ke Pasar Pharaa, ada pergerakan kendaraan dari arah berlawanan.  Biasanya mereka harus berputar di situ untuk menyeberang ke jalur sebelah.  Tapi karena ini ditutup, mereka justru harus berputar jauh sampai di AURI baru kembali.  Tetapi tidak sedikit juga yang melanggar aturan, tetap menerobos melawan arah,”bebernya.

Di sisi lain, dia juga berharap pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Jayapura ataupun instansi terkait agar,  membuat jalur penyeberangan kendaraan dari arah jalan keluar Pasar Pharaa. Karena jalur penyeberangan yang ada sekarang, harus putar jauh di depan kompleks AURI. Sementara, banyak sekali kendaraan roda dua yang justru memilih melawan arah.

“Ini juga seringkali terjadi kecelakaan di sini,”tambahnya. (roy/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *