Kemenang Kota Jayapura Masih Tunggu Petunjuk dari Pusat

Abdul Hafid Jusuf (Ayu/cepos)

*Terkait Diizinkannya Umrah dari Pemerintah Arab Saudi

JAYAPURA –Pemerintah Arab Saudi mulai membuka kran umrah bagi umat muslim di seluruh dunia. Karena masih dalam situasi pandemi Covid-19 maka tak semua negara dibolehkan berkunjung ke Saudi. Indonesia pun termasuk salah satu negara yang sudah dibolehkan untuk melakukan ibadh ke tanah suci.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jayapura Abdul Hafid Jusuf mengakui bahwa pemerintah Arab Saudi telah membuka kran Umrah,  namun Kemenag masih menunggu instruksi selanjutnya.

Abdul Hafid merasa lega akan dibukakan lagi pintu umrah  oleh Saudi Arabia setelah sekian lama tutup dengan faktor masalah tingginya penyebaran pandemi covid-19 saat itu.

“Pertama untuk pelaksanaan umrah  di tahun 2021, informasi yang memang muncul di media bahwa ada lampu hijau dari arab Saudi, hanya saja memang sampai saat ini untuk masalah umrah  ini, informasi resminya masih belum ada, paling tidak dari kementerian agama RI setelah ada lampu hijau itu biasannya ada informasi sehingga travel travel umrah atau penyelenggara perjalanan ibadah haji dan umrah  bisa melakukan persiapan terkait dengan penyelenggaraan umrah,” ujarnya.

“Tetapi untuk kementerian agama kita melakukan berbagai persiapan berupa pembukaan, penutupan, pelaksanaan umrah  sesuai dengan informasi yang berkembang pada masyarakat, secara teknis kita menunggu kebijakan dari kementerian agama RI terkait dengan teknis tentang pelaksanaan atau penyelenggaraan umrah  yang dilaksanakan oleh travel-travel umrah .” Tambahnya.

Mekanisme dari umrah  sendiri sudah diatur oleh pemerintah pusat, sehingga tidak bisa dikatakan boleh berangkat umrah  walau Pihak Arab Saudi sudah membuka keran umrah , tetapi juga perlu izin khusus dari kemenag untuk berangkat.

Abdul Hafid juga merasa senang atas kabar bahwa Arab Saudi yang telah membuka kembali pintu umrah  bagi jamaah dari negara lain.

“Ya saya berterimakasih akan terbukanya penyelenggara umrah  secara keseluruhan dimana jamaah umrah  sudah bisa mengikuti ibadah umrah  itu sendiri, tetapi kita harus menunggu dulu kepastian dari pemerintah dan surat resmi dari pemerintah terkait dengan penyelenggaraan umrah  itu sendiri dan ini juga kan dibesarkan pada ikhtiar faktor Kesehatan dan keselamatan bagi jamaah umrah  itu sendiri,” ucapnya.

Kita berharap mudah-mudahan di tahun 2021 ini, perjalanan penyelengaraan ibadah umrah  dilaksanakan secara baik sehingga kita punya ekspetasi bahwa di tahun depan mekanisme berjalan secara normal dan terbebas dari covid-19.

“Kita tetap berdo’a mudah-mudahan pandemi covid ini segera berakhir dan kita bisa melaksanakan aktivitas secara normal baik itu ibadah umrah  maupun haji atau aktivitas-aktivitas lain secara normal,” harapnya. (c- 265/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *