Tidk Masalah, Pangan Sari Datangkan Telur dari Luar

Samyana Sambodo (Robert Mboik Cepos)

SENTANI– Selama penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua, khususnya di Klaster Kabupaten Jayapura,  para peternak ayam dan petelur lokal tidak dimanfaatkan oleh pihak Pangan Sari, selaku penyedia konsumsi bagi tamu dan atlet PON di Klaster Kabupaten Jayapura.

“Selama PON, tidak ada, kalau ada, pasti merela informasikan ke kita. Sebelumnya memang ada informasi, tapi belakangan tidak ada kabar,”kata Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Jayapura,  Samyana Sambodo saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Sabtu (16/10).

Meski begitu, pihaknya tidak mempermasalahkan langkah atau keputusan dari pihak Pangan Sari yang tidak mengakomodir telur dan ayam lokal sebagai menu lauk pauk dalam makanan yang disajikan kepada para tamu PON.

“Kita tidak persoalkan itu,  mungkin mereka pakai yang dari luar,” ungkapnya.

Dia mengatakan, selama penyelenggaraan PON di Papua, kebutuhan telur dan juga daging memang relatif stabil.  Kemudian untuk telur dan ayam produksi lokal ini tetap terserap di pasaran karena sebagian besarnya dikonsumsi oleh masyarakat yang tidak terlibat langsung di dalam penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional.

“Meski tidak dipakai atau dibeli oleh pihak pangansari tetapi para peternak ini tetap memenuhi kebutuhan pasar lokal saja selama ini.  Jadi tidak ada masalah sebenarnya,” tandasnya.

Sebelumnya Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Jayapura,  Rudi Saragih menyayangkan langkah dari pihak Pangan Sari yang tidak mengakomodir hasil ikan dari nelayan lokal, tetapi justru didatangkan dari luar daerah.(roy/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *