Tak Dapat Medali, Tim Voli Papua Tetap Diapresiasi

Aksi Atlet Putri Papua Reinske Stella Boikaway menghadapi Atlet Putri DKI Jakarta Reghina Fitrian Utami di GOR Voli Voli Indoor Koya Koso, Jayapura, Papua, Senin, (11/10). (PBPON For Cepos)

JAYAPURA – Pergelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) usai digelar di Papua, Kapolda Papua selaku Ketua Umum PBVSI Provinsi Papua, Irjen Pol Mathius D. Fakhiri berikan arahan kepada para atlet dan ofisial voli indoor dan pasir kontingen Papua, Minggu (17/10).

Kapolda Papua selaku Ketua Umum PBVSI Provinsi Papua dalam arahannya mengaku tidak akan pernah kecewa dengan hasil yang telah diraih.

“Kalian sudah menjadi pahlawan untuk bola voli tanah Papua. Tapi kegagalan di PON XX Papua agar dijadikan pembelajaran dan evaluasi untuk menuju PON XXI yang lebih baik. Untuk PON XXI Aceh-Sumut tidak lama lagi akan dilaksanakan, untuk itu mulai sekarang kita akan siapkan atlet-atlet kita,” kata Kapolda.

Kapolda mengatakan akan merekrut dari Kabupaten Kabupaten melalui para Kapolres untuk mencari 2 tim Voli dengan putra-putri pilihan terbaik Papua.

“Saya memberikan kesempatan kepada para atlet yang berminat menjadi anggota Polri agar persiapkan diri mulai sekarang karena akan kita prioritaskan,” ucap Kapolda.

Sementara itu, Ketua Harian PBVSI Provinsi Papua Kombes Pol M Nasihin menyampaikan, tim voli Papua sudah berlatih selama 2 tahun ditengah pandemi Covid-19 dan semuanya berjalan lancar sampai dengan pertandingan usai.

“Memang saat itu kita bercita-cita mendapat medali tapi kita perlu sadari bahwa kita belum bisa gapai, namun kita akan jadikan ini sebagai pengalaman untuk kedepan lebih baik khususnya pada PON XXI Aceh-Sumut. Untuk PON XXI mendatang di Aceh-Sumut tahun 2024 akan kita pakai kembali beberapa atlet kita yang masih berpeluang umurnya,” kata Dirlantas Polda Papua. (fia/gin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *