Tak Ada Karantina, Pemain Timnas Indonesia Langsung Bela Klub

Pemain Persebaya Ricky Kambuaya (kanan) ditekel bek Persipura Henrique Motta. Ricky baru datang dari tugas membela Tim Nasional Indonesia. (Jawa Pos)

JawaPos.com-Pemain timnas langsung tampil membela klub masing-masing di Liga 1 2021–2022. Fakta itu menimbulkan pertanyaan. Sebab, para pemain baru tiba dari Thailand pada 12 Oktober lalu. Seharusnya, pemain menjalani karantina selama lima hari sampai 17 Oktober.

Namun, beberapa pemain sudah tampil. Sebut saja Irfan Jaya kala membela PSS Sleman pada pertandingan melawan Barito Putera (15/10). Kemarin, Fachruddin Aryanto juga sudah membela Madura United kala menghadapi Persela Lamongan.

Juga duo Persebaya Rachmat Irianto serta Ricky Kambuaya yang tadi malam tampil saat melawan Persipura Jayapura.

Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita menjelaskan bahwa kompetisi Liga 1 sudah menjadi bagian dari karantina mandiri. Sebab, kompetisi diselenggarakan dengan sistem bubble.

Artinya, setiap pemain tidak bisa berkeliaran jika sudah masuk bubble. ’’Jadi, sistemnya tidak boleh keluar dari tempat kita (yang sudah disediakan), gitu,’’ ungkapnya kepada Jawa Pos.

Selain itu, para pemain yang hendak tampil menjalankan protokol kesehatan ketat. Di antaranya menjalani tes PCR sebelum tampil. Jika hasilnya positif, tentu bakal ada tindakan khusus dan tidak bisa tampil membela tim.

Pria yang akrab disapa Luluk itu menuturkan, kejadian tersebut mirip dengan pemain timnas putri yang tampil saat dua leg menghadapi Singapura. Yakni, pada 24 dan 27 September lalu. Indonesia unggul dengan agregat 2-0.

’’Jadi, yang penting tidak boleh keluar dari sistem bubble lah. Waktu di airport ditarik ke home base. Masing-masing sudah ada tim dan dijemput timnya. Nanti dari PSSI meminta surat rekomendasi karantina mandiri,’’ jelasnya.(JawaPos/gin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *