Mari Kita Sama-Sama Menjaga Etika Dalam Menulis

Ketua DPRP Papua, John Banua Rouw (tengah) didampingi oleh Ketua GMP, Septinus George Saa dan wartawan Jubi, Hengki Yeimo disela-sela pelatihan menulis di Waena, Kota Jayapura, minggu. (Yewen/Cepos)

JAYAPURA– Ketua DPR Papua, Johny Banua Rouw meminta kepada seluruh anak-anak muda di Papua, untuk tetap menjaga etika dalam menulis, supaya masalah yang di tulis sesuai dengan data yang ada.

“Supaya tulisan ade-ade menjadi sesuatu yang baik dan benar. Kalau memang baik, maka kita bisa menggunakan data yang baik, sehingga bisa dipakai menjadi bahan untuk membuat satu analisis yang membuahkan hasil untuk menyelesaikan masalah-masalah di Papua,” ungkapnya disela-sela menghadiri kegiatan menulis kreatif dan menulis teknik yang diselenggarakan oleh Gerakan Milenial Papua (GMP) di Waena, Kota Jayapura, pekan lalu.

John mengakui bahwa menulis merupakan pekerjaan yang sulit. Banyak orang bisa berbicara, tetapi tidak semua orang bisa menulis. Oleh karena itu, menulislah artikel yang dapat memberikan masukan-masukan dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi di Papua selama ini.

Oleh karena itu, polisi partai Nasdem Papua ini meminta kepada para anak-anak muda yang mengikuti pelatihan agar dapat memperhatikan dirinya dalam menulis, sehingga pandangan yang negatif terhadap tulisan yang di tulis tersebut.

“Yang paling penting jangan sampai terlalu semangat menulis sampai masuk di media sosial seperti Facebook yang justru melanggar UU IT Hal ini yang harus dijaga,” tuturnya. “Terinspirasi boleh, tetapi ada batasan-batasan yang harus kita perhatikan. Saya pesan mari kita jaga etika-etika dalam menulis,'” tambahnya. (bet/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *