Demi Karir, Ricky Cawor Harus Main di Luar Negeri

Ricky Cawor (Erik/Cepos)

JAYAPURA – Melihat potensi sepak bola generasi emas Papua pada PON XX Tahun 2021 yang dengan prestasi membangakan dan kualitas bermain yang berkelas, masyarakat Papua terus menyuarakan agar beberapa pemain PON layak bermain di luar negeri.

Pemain yang paling mencuri perhatian seluruh masyarakat Papua dan Indonesia adalah Ricky Richardo Cawor yang mengemas 11 gol dengan mengantarkan timnya sebagai peraih emas.

Untuk itu, masyarakat berharap agar mereka ini dapat lebih mengembangkan karier dan menimba ilmu di luar negeri sebagai pemain profesional.

“Ricky Richardo Cawor  adalah mutiara baru dari Papua saya hanya mo pesan satu saja buat ade ko kalau ada tawaran dari klub-klub Asia Tenggara, Asia atau Eropa  ade ko ambil,” kata salah satu pecinta sepak bola,  Maikel Sanuel kepada Cenderawasih Pos, di Abepura, Sabtu (16/10)

Ia mengatakan bukanya Indonesia dan Persipura tidak bisa mengembangkan talenta mereka, namun Ia lebih merekomendasikan agar pemain dengan usai 22 tahun itu, untuk bisa bermain di level Internasional jika ada tawaran karena jauh akan lebih disiplin dan bisa berkembang.

“Karena disitu (luar negeri) ko akan berkembang dan belajar banyak baik dari aspek skill, karakter dan pengalaman,” katanya.

“Sekaligus ade ko bisa mempromosikan talenta – talenta muda sepakbola Papua lainnya. Jangan ko ulangi kesalahan yang dilakukan legenda hidup sepakbola Papua Boaz T. Solossa yang menyia-nyiakan talenta dan karirnya tidak bermain di luar negeri, kalua waktu itu masa – masa emas Boaz Solossa dia ambil tawaran untuk bermain di Luar Negeri mungkin dia suda main di Premier League (Liga Inggris) dan menjadi bintang Premier League kapa,” katanya yang berharap Ricky tidak mengulangi kesalahan katanya Boas.

Sementara itu mantan pemain sepak bola Persipura Manu Korei mengatakan, Ricky harus bisa bermain mencari pengalaman di liga satu lebih dulu baru lah  ke ajang Internasional.

“Ricky pemain hebat dia harus miliki pengalaman dulu di liga satu baru lah di ke luar, dengan begitu dia bisa belajar bagaimana menjadi pemain bola yang profesional, selain itu Ricky jangan cepat puas dengan prestasi di PON harus terus miliki telat kuat dan rendah hati,” kata Mantan Pemain PON 1996 itu. (oel/gin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *