Tampilkan Anggrek Endemik dan Dendrobium Bogor 

Salah satu pengunjung saat sedang memperhatikan anggrek endemik Merauke (Sulo/Cepos)

MERAUKE-Dalam rangka memperingati Hari Karantina ke-114,  Karantina Pertanian Merauke menggelar pameran tanaman hias  yang berlangsung di Kantor Karantina Pertanian Merauke  selama 2 hari dan berakhir, Kamis  (14/10). Di pameran tersebut ditampilkan tanaman hias  yang juga sekaligus dijual kepada masyarakat  yang berminat untuk membeli tanaman hias maupun bibit dari sejumlah buah-buahan yang ikut ditampilkan.

    Sarindra  Harry Soloman, pemeriksa Karantina tumbuhan, ditemui media ini mengungkapkan, bahwa dalam pameran ini sejumlah anggrek endemik Merauke  juga dihadirkan.  “Ada beberapa jenis anggrek endemik Merauke yang dibawa ke sini,” katanya.

   Namun, ada juga anggrek yang didatangkan khusus  dari Bogor, diantaranya  anggrek bulan dan anggrek dendrobium.  Untuk anggrek asal Bogor ini dijual bervariasi mulai Rp 150.000 satu pot sampai Rp 250.000. “Yang cukup diminati itu anggrek yang didatangkan dari Bogor. Mungkin karena  Bunganya lebih lebar atau bagaimana,” terangnya.

   Selain  itu, ada juga tanaman hias seperti  Asoka,  pucuk merah, rambusa putih. Tanaman hias lainnya seperti  anglonima dan soecias. Terdapat juga keladi neon, alokasia hijau dan janda bolong.  Tapi  juga sejumlah bibit  buah-buahan.   Harry Soloman menjelaskan  bahwa kendati pengunjung agak sepi  namun tanaman  yang laku cukup besar.

   Selain pameran tanaman hias, juga digelar pasar murah  untuk   berbagai bahan kebutuhan pokok  seperti telur ayam,  gula pasir, bakso, tepung terigu dan sebagainya dengan harga  yang lebih  murah dibandingkan harga di pasar. Untuk telur ayam yang biasanya dijual dengan harga  Rp 70.000/rak, di pasar  murah tersebut hanya Rp 60.000/rak. (ulo/tri)    

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *