Pengprov Percasi Papua Siapkan Strategi Hadapi PON XXI

H. Ariadi, SE (Sulo/Cepos)

MERAUKE –  Tuan rumah, Papua  berhasil metaih 2 medali emas, 3 medali perak dan 2 medali perunggu pada PON XX Papua tahun 2021  yang berlangsung di klaster Merauke.

Pencapaian tersebut   merupakan sebuah tonggak sejarah baru di cabang olahraga Catur. Pasalnya, selama ini Papua  dalam keikutsertaan  dalam PON belum pernah mendapatkan medali  di Cabor PON.

Namun PON Papua  membuktikan bahwa Papua ternyata juga bisa.  Terkait dengan itu, Manager Percasi  Papua H. Ariadi, SE didampingi Wakil Manager Banjir Ambarita mengungkapkan bahwa dalam rangka menghadapi PON XXI  Aceh-Sumatera  Utara, pihaknya sudah menyiapkan strategi  atau formula terutama dengan merekrut yang junior untuk dibina  lebih lanjut.

‘’Sesuai penyampaikan dari ketua umum  Percasi bahwa  mereka akan menyiapkan pelatih dari luar dan ini nanti kita kombinasi semua sehingga  kedepan target kita tidak hanya mempertahanan tapi  bisa kita tingkatkan,’’ kata  H. Ariadi.

Di Papua, kata   Ariadi, catur harus dimasyarakatkan.  Paling tidak dengan membuka  privat catur dan merangsang anak-anak  atau junior.  ‘’Kalau bisa kita lahirkan pecatur-pecatur handal  yang junior. Itu harapan kita. Kita harap suport   dari KONI  untuk semua fasilitas disiapkan,’’’ harapnya.

  H. Ariadi juga meyakini dengan adanya prestasi yang gemilang yang diperoleh pada PON XX Papua, Pemprov akan memberi suport. Karena sudah ditunjukan  bahwa ternyata catur juga menyumbangkan medali yang selama ini  banyak kalangan masih memandang  sebelah mata.

‘’Tapi mulai hari ini, mata kita  terbuka. Semua masyarakat Papua  melihat bahwa catur itu bisa dan dapat dimasyarakatkan. Sekali lagi kita akan masyarakatkan catur ini dengan mendatangkan  pelatih. Kita juga akan try out  supaya kedepan itu kita bisa mempertahankan medali yang kita peroleh,’’ pungkasnya.

Sebagaimana diketahui,   pada PON XX Papua tahun 2021, dari 15 medali emas yang diperebutkan Papua berhasil meraih  2 medali emas, 3 perak dan 2 perunggu  menjadikan Papua berada di runner up setelah Jawa Barat yang berhasil merebut 6 medali emas, 3 perak dan 2 perunggu. (ulo/gin)    

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *