Meski Padat, Masyarakat Rela Demi Dukung Tim Bola Papua

Masyarakat yang sedang menonton pertandingan Final Cabor Sepak Bola Kaki di Stadion Mandala Jayapura pada Kamis (14/10) (Ayu/Cepos)

JAYAPURA – Pertandingan Final Cabor Sepak Bola PON XX antara tim Papua dan tim Aceh mengundang antusias masyarakat. Euforia luar biasa terlihat dari banyaknya masyarakat yang berbondong-bondong memadati Stadion Mandala sejak siang hari demi bisa mendukung tim sepakbola Papua.

Arif salah satu penonton mengatakan suasana di stadion sangat ramai. “Padat sekali sampai banyak masyarakat tidak bisa masuk karena sudah full dan memilih menonton dari bukit di sekitar stadion.” Ujarnya.

Sementara itu, Ortis Waromi bersama temannya, Nixon mengatakan hal yang sama. “Saya sendiri sudah dapat info sejak pagi dan datang kesini sudah siang. Masuk ke stadion Mandala pada pukul setengah dua siang. Untuk masuk ke lapangan sangat ketat dengan beberapa petugas keamanan yang sudah dijaga dibeberapa pintu masuk tribun. Dan masyarakat tetap harus memperhatikan protokol kesehatan dan jumlah yang masuk ke tribun juga dibatasi. Namun karena saking antusiasnya masyarakat apalagi ini partai final sehingga diberikan kelonggaran, yang mengakibatkan jumlah penonton yang masuk stadion melebihi kuota walau begitu pihak panitia terus menginformasikan untuk protokol kesehatan.” Ujarnya.

Dia menambahkan tim sepak bola Papua telah mengupayakan yang terbaik dalam PON XX ini. “PON Papua memberikan hasil yang terbaik dengan tidak tergesa-gesa pada partai final ini. Pada babak pertama berhasil mencetak satu gol an disusul gol kedua dan bisa bertahan hingga pertandingan berakhir dan berhasil meraih medali emas. Tidak lupa hal itu berkat dukungan pelatih Eduard Ivakdalam  dan di dukung asisten pelatih Gerald Pangkali yang juga merupakan mantan pemain Persipura.” Imbuhnya.

Ia juga mengatakan bahwa pertemuan ini mengingatkan sejarah bahwa dulunya pada 1993 pernah ada pertemuan antara PON Papua dan PON Aceh yang terjadi di GOR Senayan Jakarta dan hari ini tanggal 14 Oktober kembali bertemu di PON XX Papua dan dimenangkan oleh tim Papua 2-0.

“Sepakbola adalah harkat martabat orang papua sehingga dari anak kecil, remaja, orang dewasa semangat berbondong-bondong datang ke stadion Mandala. Saya datang ke sini karena memang suka dengan Cabor Sepak Bola dibandingkan dengan cabor lainnya. PON Papua Juara, Torang Bisa, Papua Bisa.” Soraknya menyuarakan kegembiraan.(cr – 265/gin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *