Kapolda: Tidak Boleh Ada Gangguan di Penutupan PON!

Suasana apel gelar pasukan pengamanan PON di PTC Entrop,  beberapa waktu lalu. Saat penutupan PON ribuan personel bakal diterjunkan untuk amankan penutupan PON, Jumat (15/10) malam. (Elfira/Cepos)

JAYAPURA-Sebanyak 1.697 personel Polri di Jayapura dan instansi terkait diterjunkan dalam pengamanan closing ceremony Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua tahun 2021 yang bakal digelar di Stadion Lukas Enembe, Jumat (15/10) malam.

Ribuan personel tersebut bakal ditempatkan di beberapa tempat. Sebanyak 1.156 personel ditempatkan di ring 2, 407 personel ditempatkan di ring 3 dan 150 personel ditempatkan di Pam sekat.

“Kita belajar dari pembukaan PON, sehingga kita akan mengerahkan semua perkuatan Polri yang ada di Jayapura untuk mengamankan penutupan PON di Sule (Stadion Lukas Enembe),” ungkap Kapolda Irjen Pol. Mathius D Fakhiri kepada wartawan, Kamis (14/10).

Dikatakan, pihaknya mengupayakan semuanya harus berjalan aman dan lancar. Kapolda mewanti-wanti agar saat masyarakat mulai berdatangan tidak menjadi penyumbatan.

“Sebelum dibuka pintu utama, tidak boleh terjadi gangguan. Sehingga pada saat pintu dibuka, masyarakat sudah menempati sisi kiri maupun sisi kanan stadion sesuai dengan undangan yang dia terima,” tegas Kapolda.

Kapolda meminta dalam penutupan PON nanti, tidak ada gangguan apapun. Untuk itu, anggota bakal bekerja ekstra untuk mengamankan jalannya penutupan PON.

“Saya minta tidak boleh ada gangguan, termasuk dengan arus lalulintas. Untuk itu, sepanjang jalan di sekitar lokasi lewat dari 200 meter sebelum Dapur Papua kita akan sekat. Sehingga tidak boleh  orang berputar arus, kendaraan akan putar di Dapur Papua. Untuk ke arah  kota, sampai ke  Telaga Maya, kita akan tutup. Pengendara bisa berputar setelah Telaga Maya,” jelas Kapolda.

Kapolda juga meminta, di sepanjang jalur dekat Sule tidak  bolah ada yang memarkirkan kendaraannya sembarangan, agar tidak mengganggu kelancaran lalulintas.

“Kita juga akan membatasi yang masuk ke dalam lokasi. Rombongan yang dibolehkan masuk ke VVIP cuman menteri. Semua yang mencintai olahraga mari menjaga kenyamanan, ketertiban, kedamaian dari acara penutupan PON XX tahun 2021,” pinta Kapolda. (fia/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *