Banyak Kendala, Program Pembangunan Bisa Direalisasikan

Ketua DPRD Nduga Ikabus Gwijangge,SE dan Bupati Nduga Wentius Nimiangge, S.Ak,S.Pd,MM memimpin sidang Paripurna LKPJ Bupati Nduga Tahun Anggaran 2020 di Aula Pertemuan Kantor Bupati Nduga di Distrik Keneyam, Rabu (14/10). (Humas Pemkab Nduga for Cepos)

*DPRD Nduga Gelar Sidang LKPJ Bupati TA 2020

KENEYAM-DPRD Kabupaten Nduga menggelar sidang Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Nduga Tahun Anggaran 2020 di Aula Gedung Serba Guna Kantor Bupati Nduga, Rabu (13/10).
Sidang paripurna ini dihadiri 19 anggota DPRD Kabupaten Nduga. Sementara 6 anggota lainnya tidak hadir karena masih berada di luar daerah dan terkendala penerbangan ke Keneyam.
Bupati Nduga, Wentius Nimiangge, S.Ak, S.Pd., MM., hadir dalam sidang yang dibuka Ketua DPRD Kabupaten Nduga Ikabus Gwijangge, SE. Hadir pula Forkopimda Kabupaten Nduga, Sekretaris Daerah Kabupaten Nduga dan kepala OPD di lingkungan Pemkab Nduga.
Bupati Nduga, Wentius Nimiangge, S.Ak, S.Pd., MM., dalam pidatonya menyampaikan bahwa Pemkab Nduga telah menyelesaikan program kerja tahun 2020.
“Kami secara resmi memberikan laporan kepada DPRD Kabupaten Nduga, untuk mempertanggungjawabkan dimana pemerintah daerah melakukan realisasi program pembangunan fisik maupun non fisik,” ungkapnya.
Dikatakan, Pemkab Nduga menyadari banyak pembangunan yang sudah diprogramkan namun tidak makasimal karena banyak faktor di lapangan. Kendala lainnya menurut Bupati Wentius Nimiangge yaitu pendemi Covid-19.
Pandemi Covid-19 diakuinya membuat kegiatan fisik maupun non fisik dari berbagai sumber anggaran yang sudah diprogramkan tidak berjalan maksimal. Kondisi tersebut semakin berat dengan adanya pemotongan anggaran.
“Kendala lain yang dihadapi seperti cuaca, kesulitan geografis hingga masalah keamanan,” tambahnya.
Meskipun banyak kendala yang dihadapi, namun dengan upaya keras yang dilakukan, Bupati Wentius Nimiangge menegaskan bahwa Pemkab Nduga sudah merealisasikan pembangunan yang sudah diprogramkan di berbagai bidang.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Nduga, Ikabus Gwijangge, SE., dalam pidatonya mengatakan, Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Belanja Daerah Tahun 2020 setelah digelar dan sedang dilaksanakan ini, pihaknya akan memberikan catatan dan rekomendasi kepada pemerintah daerah mengenai pelaksanaan anggaran TA 2020.
“Pemerintah Kabupaten Nduga harus melakukan berbagai upaya optimal untuk mendorong peningkatan pendapatan daerah di tahun 2021 dan tahun-tahun berikutnya, melalui beberapa langkah strategis yaitu mendorong peningkatan PAD secara singnifikan,” ungkapnya.
Menurutnya peningkatan PAD dapat diwujudkan melalui penambahan investasi daerah pada kegiatan-kegiatan produktif, baik di dalam maupun di luar daerah melalui pihak ketiga.
“Yang berikut kami dari pihak DPRD memberikan rekomendasi mendorong OPD untuk mempersiapkan program unggulan daerah yang dapat dibiayai dengan DAK. Baik DAK fisik maupun non fisik serta melakukan koordinasi dan kominikasi intensif dengan kementrian sumber DAK tersebut,” tandasnya.
Dalam kesempatan itu, Ikabus Gwijangge menyampaikan bahwa realisasi pendapatan daerah yang bersumber dari dana transfer pemerintah pusat mengalami penurunan pada tahun 2020 dibanding di tahun 2018 dan 2019.
Terkait hal ini, DPRD merekomendasikan agar Bupati Nduga menginstruksikan perangkat daerah untuk segera menformulasi program unggulan daerah sesuai dengan potensi ekonomi dan permasalahan utama yang dihadapi daerah.
“Segera wujudkan dalam bentuk penyusunan proposal untuk diajukan ke pemerintah pusat untuk dibiayai dengan mengunakan DAK, baik fisik maupun non fisik,” pungkasnya. (Humas/gin/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *