Soal Pemeliharaan Venue, Butuh Kerja Sama Lintas Pemerintah

Ketua IV Bidang Pembangunan, Sub PB PON Klaster Kabupaten Jayapura, Alphius Toam bersama pihak Kominfo saat menyampaikan jumpa pers terkait pemanafaatan dan pemeliharan venue PON di Klaster Kabupaten Jayapura, Rabu, (13/10). (Robert Mboik Cepos)

SENTANI-Ketua IV Bidang Pembangunan, Sub PB PON Klaster Kabupaten Jayapura, Alphius Toam mengatakan, sangat dibutuhkan kerja sama semua pihak mulai dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua untuk pemanfaatan lebih lanjut mengenai sejumlah venue olahraga yang ada di Klaster Kabupaten Jayapura.

Dia mengatakan, di Kabupaten Jayapura  ada 4 lokasi yang menjadi pusat penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON).  Pertama di kawasan Stadion Lukas Enembe,  itu merupakan aset milik Pemerintah Provinsi Papua yang lokasinya ada di Kabupaten Jayapura.  Kemudian ada di kawasan Lanud Silas Papare mulai dari cabang olahraga Softball, Baseball dan juga Rugby. Yang berikutnya di stadion Barnabas Youwe,  GOR STT GIDI, venue cricket, hockey indoor dan outdoor yang terletak di kampung Bambar.

Semua venue yang ada ini dibangun dengan biaya APBN dan APBD Provinsi Papua. “Kami di Kabupaten Jayapura juga memberikan dukungan.  Misalnya untuk fasilitas olahraga yang dibangun dari APBD Kabupaten Jayapura yakni  GOR HMS Toware dan Stadion Barnabas Youwe,”ujarnya di Sentani, Rabu (13/10).

Lalu bagaimana kesiapan pemerintah terkait pemanfaatan sejumlah venue yang ada di Kabupaten Jayapura ini setelah PON Papua.  Terutama menyangkut pemeliharaan venue tersebut.  Dia mengatakan, ini merupakan pekerjaan besar dan sulit karena itu harus dipikirkan oleh semua pihak yang berkompeten.  Mulai dari Pemerintah Provinsi Papua dan Kabupaten Jayapura.  Untuk perawatannya sangat membutuhkan biaya yang besar.

Lebih lanjut dia mengatakan, selain venue yang dibangun, ada juga sejumlah ruas jalan alternatif yang dibangun oleh pemerintah  melalui APBN dan juga Pemerintah Provinsi Papua untuk kepentingan penyelenggaraan PON.(roy/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *