PON Papua Lahirkan Banyak Bintang Baru di Sepakbola Putri

Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman didampingi Wakil Bupati Merauke H. Riduwan, S.Sos, M.Pd dan sejumlah pengurus KONI pusat saat menggelar konfrensi pers di Media Center Klaster Merauke, Senin (12/10). (Sulo/Cepos)

MERAUKE  Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman menilai bahwa PON XX Papua tahun 2021 melahirkan banyak bintang baru terutama di cabang olahraga sepakbola putri.  Sehingga PSSI terutama yang menangani sepakbola putri memiliki banyak pilihan untuk direkrut menjadi pemain nasional.

  ‘’PON XX tahun 2021 di Papua  ini, Tim Nasional yang   pegang PSSI khususnya yang menangani sepak bola putri ini memiliki banyak pilihan.   Karena lewat PON XX ini  banyak bintang-bintang baru  yang bisa menjadi pemain nasional,’’ kata  Tono Suratman saat menggelar konfrensi pers  yang dihadiri  Tim Sepak Bolah Putri DKI Jakarta.

Dikatakan, penyelengaraan cabang olahraga sepak bola  putri di Merauke tentunya memiliki  catatan tersendiri dalam sejarah perkedmbangan  sepak bola di tanah air   khususnya PON Indonesia. Dimana tim putri terbaik seluruh Indonesia hadir di Merauke untuk  mengikuti rangkaian kegiatan sesuai apa yang direncanakan.

Sepak bola putri ini akan memegang peranan besar ke depan. Karena menurutnya, peringkat sepak bola putri lebih baik dari peringkat sepak bola putra di kejuaraan dunia.

‘’Oleh karenanya, saya selalu berharap PSSI khususnya yang menangani sepak bola putri bisa mengoptimalkan perannya sehingga atlet-atlet kebanggaan kita dan atlet putri kita dapat medapatkan jam terbang kompetisi yang lebih baik dan lebih banyak yang opada  akhirnya kesebelahan putri Indonesia bisa menunjukan prestasi yang membanggakan,’’ kata Tono Suratman.

Sekadar diketahui, DKI yang  sebelumnya  merupakan salah satu tim yang diunggulkan mendapatkan emas. Karena sebagai tim ibukota,  tentu  didalamnya ada atlet  nasional. Namun pada PON  XX Papua,  Tim Putri DKI Jakarta harus  berpuas  diri di urutan keempat setelah kalah dari Provinsi Bangka Belitung pada perebutan medali perunggu.

‘’Bagaimana suksesnya seorang juara dan bagaimana pengharaan  sebagai juara, tidak boleh  berhenti dalam latihan. Karena hanya dengan jam terbang yang cukup dan pengalaman bertanding yang banyak maka kesebelahan  tim putri kita makin hari makin baik kedepannya,’’ tandas Tono Suratman. (ulo/gin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *