Pemkab Akui Masih Ada Mama Papua Tidak Mendapatkan Tempat Jualan

Sekda Hanna Hokoyabi dan Mama Elisabeth Yanteo (Robert Mboik Cepos)

SENTANI– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura melalui Sekretaris Daerah (Sekda)  Hanna Hikoyabi akhirnya memberikan klarifikasi terkait adanya protes dari salah satu mama Papua di kompleks Stadion Lukas Enembe yang tidak mendapatkan tempat untuk berjualan selama penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON).

“Hari ini kami bersama mama  Elisabeth Yanteo ingin memberikan klarifikasi dan menjelaskan mengenai tenda jualan mama Papua yang ada di depan stadion,” jelas Hanna Hikoyabi kepada wartawan di Stadion Lukas Enembe, Selasa (12/10).

Dia mengatakan, persoalan atau protes yang dilakukan salah satu mama Papua atas nama Elisabeth Yanteo beberapa waktu lalu karena mereka tidak mendapatkan tempat jualan di depan jalan utama Stadion Lukas Enembe, kemudian menjadi viral di media sosial facebook.

Sekda Hanna mengungkapkan, apa yang disampaikan Mama Elisabeth ini sebenarnya tidak masalah. Namun yang menjadi persoalan karena menuding pemerintah tidak menyediakan tempat. Padahal, pemerintah sendiri sudah menyediakan tempat yang layak di depan stadion itu. Bahkan pemerintah juga telah menyewa tenda khusus untuk ditempati oleh Mama Papua.  Namun persoalan berikutnya, masih ada sejumlah Mama Papua yang tidak mendapatkan tenda tempat jualan yang disiapkan oleh pemerintah.

“Kami sudah menempatkan tenda-tenda di sejumlah venue. Termasuk di depan Stadion Lukas Enembe,”ungkapnya.

Namun karena di depan Stadion Lukas Enembe  ini boleh dikatakan lebih strategis, yang mana tingkat kunjungan masyarakat lebih banyak, sehingga orang lebih banyak berebutan untuk berjualan di situ. Kemudian ada mama Papua yang tidak kebagian tempat sehingga melakukan protes melalui media sosial dengan menuding pemerintah tidak bertanggungjawab.

“H-1 itu, kita melihat tidak ada tenda di depan sini. Sehingga kita ambil langkah untuk memasang tenda. Kemudian kita juga memasang lampu.  Tetapi semua orang berebutan berjualan di sini sehingga ada yang tidak mendapat tempat,”ungkapnya.

Sementara itu, Mama Elisabeth Yanteo menyampaikan permohonan maafnya kepada Pemkab Jayapura terkait masalah tersebut.

“Hari ini, dari tempat yang sama, saya menyampaikan permohonan maaf kepada Pemkab Jayapura,”ungkapnya.

Dia mengungkapkan, apa yang telah terjadi itu merupakan miskomunikasi saja dan itu juga kekesalan dari Mama mama Papua dari Lembah Grime yang tidak mendapatkan tempat untuk berjualan di seputar kawasan Stadion Lukas Enembe. (roy/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *