Meski Raih Perunggu, Pelatih Kata Papua Bangga Dengan Anak Asuhnya

Karateka Putri Papua ketika bertanding  di partai final nomor Kata beregu putri ini di GOR Politeknik, selasa (12/10). (Ayu For Cepos)

JAYAPURA – Papan atas klasemen PON XX Papua semakin sengit terutama pada cabang olahraga karate nomor kata beregu putri. Sangat disayangkan harapan tuan rumah Papua untuk mencetak sejarah baru di cabang ini harus kandas di tangan Sulawesi Selatan setelah kalah di partai final nomor Kata beregu putri ini di GOR Politeknik, selasa (12/10)

Pada pertandingan cabang karate yang seru ini, anak asuh Omita Olga Ompi yang mewakili tim Papua hanya mampu meraih total 23.68 angka dari jenis kata Anan Dai. Sedangkan tim Sulawesi Selatan yang memperagakan jenis kata Unsu berhasil mendapatkan 24.34 angka dan berhak memperoleh medali emas.

Walaupun kendati kalah dan hanya mampu memperoleh medali perak, namun pelatih Kata Omita merasa cukup bangga atas pencapaian sekuat tenaga yang diraih oleh anak asuhnya.

“Puji Tuhan usahanya sudah maksimal sekali. Terutama satu bulan yang lalu, atlet putri ada yang cedera, patah tulang. Tapi sekali lagi puji Tuhan masih diberikan kesempatan untuk bermain, masih bisa berusaha lagi untuk berprestasi.” Kata Omita usai penyerahan medali perak.

Berkat hasil ini, ia optimis terhadap perkembangan dari para karateka-karateka Papua kedepannya. Ia menilai, potensi dan kualitas para atletnya dapat ditingkatkan dan bisa meraih prestasi pada PON XXI 2024 di Sumut-Aceh.

“Hari ini kan sejarah, mudah mudahan kedepannya Atlet Papua bisa menyumbangkan prestasi lebih banyak lagi untuk Papua.” Harapnya.

Selain mendapatkan medali perak di nomor Kata beregu putri, tim Karateka Papua nomor Kata beregu putra juga berhasil memperoleh peringkat ketiga atau peraih medali perunggu. (cr – 265/gin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *