Layanan PCR di Bandara Sentani Masih Tahap Sosialisasi

Antrean masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan pemeriksaan PCR dan rapid antigen di Bandar Udara Sentani,  Selasa, (12/10) kemarin.(Robert Mboik Cepos)

SENTANI-Layanan PCR untuk pemeriksaan Covid-19 bagi calon penumpang pesawat dan masyarakat umum di Bandara Sentani belum terlalu banyak, hal ini karena masih dalam tahap sosialisasi.

“Mungkin karena masih dalam tahap sosialisasi. Sehingga belum terlalu banyak digunakan oleh masyarakat. Tapi lambat laun pasti akan banyak. Seperti fasilitas rapid antigen,” kata Humas Bandara Sentani, Surya Eka saat dikonfirmasi, Selasa (12/10).

Dia mengatakan, pada hari pertama, pemeriksaan PCR diikuti 43 orang.  Namun mengalami peningkatan pada hari kedua sebanyak 59 orang yang melakukan pemeriksaan.

“Dari hari pertama ke hari kedua itu ada peningkatan,” jelasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya kehadiran layanan PCR di Bandara Sentani itu mengutamakan pemeriksaan terhadap pelaku perjalanan melalui Bandara Sentani.  Namun fasilitas tersebut juga ternyata bisa digunakan oleh masyarakat umum yang ingin memastikan kondisi kesehatannya, apakah bebas dari Covid-19 atau terpapar.

Pihaknya juga telah menetapkan besaran biaya sebesar Rp 525.000 untuk sekali pemeriksaan.  Selain fasilitas PCR, manajemen Angkasa Pura 1 Bandar Udara Sentani juga tetap mengoperasikan layanan pemeriksaan Rapid Antigen.

“Untuk fasilitas PCR kami sediakan 2 bilik, sementara Rapied Antigen disiapkan satu bilik,” ungkapnya.

Pengoperasiannya masih kerja sama dengan pihak Klinik Asa.  Dia menambahkan, pihaknya sengaja menghadirkan layanan PCR ini karena sesuai kebutuhan masyarakat.  Di mana hal itu menjadi salah satu persyaratan mutlak ketika seseorang melakukan perjalanan ke luar daerah. (roy/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *