AKBP. Muh. Safei, A.B, SE (Denny/ Cepos)

WAMENA-Kasus pencurian di Merauke, Papua, hingga saat ini masih menjadi nominasi di Wamena dan sekitarnya. Meskipun saat ini untuk pencurian dengan kekerasan sudah tak ada. Aksi kejahatan, kini beralih kepada pencuri di rumah, kios, dan toko di waktu malam memanfaatkan saat masyarakat sedang tidur.

   Kapolres Jayawijaya AKBP.Muh. Safei. A.B, SE ketika dikonfirmasi membenarkan adanya dominasi aksi pencurian di malam hari.  Ia melihat situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Jayawijaya memasuki awal bulan Oktober ini, angka yang muncul, yaitu angka pencurian di malam hari di situ ada mencungkil, memanjat, memasuki halaman.

   “Dari beberapa kasus yang masuk modusnya mencungkil atau membuka gembok dengan paksa, sehingga hal ini menjadi pekerjaan rumah bagi kami Polres Jayawijaya untuk memberantas kasus pencurian di malam hari,” ungkapnya Selasa (12/10) kemarin.

   Polisi telah melakukan analisa, ternyata trend kejahatan yang dilakukan bukan lagi di  jalanan pada sore hari, tetapi para pelaku ini merubah waktunya di malam hari. Karena itu, meskipun pihaknya sudah melakukan patroli pada waktu-waktu yang ditetapkan, namun masih saja ada  kena aksi pencurian.

   “Mereka ini beraksi di saat tengah malam atau jam-jam kecil, dimana dari laporan polisi yang masuk dapat kita temukan jika mereka ini beraksi dari pukul 02.00 Wit sampai dengan Pukul 04.00 wit,”jelas Muh Safei.

   Kata Kapolres Jayawijaya, para pelaku pencurian dimalam hari juga membaca situasi dan pergerakan kepolisian, seperti kalau dilakukan kegiatan rutin strong point yang dilakukan di Sore hari ternyata tak ada gangguan  atau kejahatan jalanan yang terjadi.

  “Mungkin secara operasional kami akan merubah kegiatan rutin kita di waktu-waktu yang digunakan para pelaku pencurian rumah di malam  atau pada tengah malam, biasanya kita patroli  22.00 WIT saat aktifitas masyarakat masih ada, nanti tengah malam baru mereka beraksi, sehingga kita perlu rubah waktu lagi,”katanya.

   Ia menyatakan mungkin patroli yang akan dilakukan, lanjut Safei, akan dilakukan di tengah malam hinnga subuh atau mendekati pagi hari. Dengan begitu ia mengharapkan angka pencurian di malam hari ini bisa kembali diturunkan lagi karena di wilayah ini yang mendominasi masih kasus pencurian. Untuk pencurian dengan kekerasan sudah diturunkan.

  “Kegiatan patroli tengah malam ini akan diakomodir oleh Kabag Ops Polres jayawijaya untuk merubah waktu pelaksanaan patroli, sampai saat ini baru 4 kasus lapora polisi yang masuk laporannya yakni pencurian motor, Pembongkaran, percobaan  pencurian ini gagal karena korban terbangun di tengah malam dan mencegah pencurian bukan dari niat pelakunya,”tutup Kapolres Jayawijaya.(jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *