Ajang PON XX Tidak Tinggalkan Kebudayaan

Tarian kolosal, saat menampilkan tarian dalam rangka pesta budaya di Terminal Mesran, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Selasa (12/10) kemarin.(Yewen/Cepos)

JAYAPURA– Pelaksanaan PON XX Papua tinggal 2 hari lagi, karena itu memanfatkan momentum kemeriahan PON XX Bidang Sosbud PB PON XX Papua menggelar pesta budaya Papua yang berlangsung di Terminal Mesran, Selasa (12/10) kemarin.

Wakil Walikota Jayapura, Rustan Saru, S.E mengungkapkan bahwa pesta budaya yang dilaksanakan ini sangat luar biasa, sebab mengundang berbagai suku yang ada di Kota Jayapura untuk menampilkan tariannya masing-masing. “Kita bisa lihat mereka menampilkan beranekaragam yang ditampilkan. Ini sangat luar biasa,” ungkapnya kepada wartawan.

Rustan berharap, pesta budaya ini menjadi hiburan bagi warga Kota Jayapura, tetapi secara khusus bagi para kontingen PON yang datang dari berbagai provinsi di klaster Kota Jayapura.

“Kita berharap pesta budaya ini menjadi hiburan bagi para kontingen PON dan warga masyarakat Kota Jayapura. Mereka bisa melihat langsung keanekaragaman budaya yang ada di Kota Jayapura,” harapnya.

Sementara itu, sekretaris PB PON Papua, Elly Leupaty mengajak kepada seluruh masyarakat, terutama para kontingen PON yang ada di Kota Jayapura, sehingga melihat langsung pesta budaya yang ditampilkan di Kota Jayapura.

“Dengan pesta budaya yang diselenggarakan ini menunjukkan bahwa PON tidak meninggalkan kebudayaan, tetapi terus melestarikan kebudayaan, terutama tarian yang ada di Papua,” ucapnya.

Elly  mengucapkan, terima kasih kepada Bidang Sosbud PB PON Papua yang telah menyelenggarakan pesta budaya. Semoga kehadiran tari-tarian ini tetap menjaga dan melestarikan kebudayaan di Papua.

  Pada PON ke XX tahun 2021 ini banyak sanggar-sanggar budaya yang ada diberbagai daerah, terutama di empat klaster penyelenggaraan PON yang dilibatkan dalam mensukseskan PON, terutama di bidang kebudayaan.

Menanggapi hal ini Sekretaris PB PON Papua, Elly Loupatty mengungkapkan bahwa kehadiran sanggar-sanggar budaya yang ada di Papua tentu dapat membantu menjaga dan memelihara kebudayaan yang ada di setiap daerah di Papua.

“Sanggar-sanggar budaya yang ada di Papua harus terus bertumbuh dan berkembang. Inilah yang kita dorong terus dalam penyelenggaraan PON ke XX tahun 2021,” ungkapnya kepada wartawan, usai pesta budaya yang diselenggarakan oleh Bidang Sosbud PB PON Papua di Terminal Mesran, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Selasa (12/10) kemarin.

Tak hanya itu, para pelatih-pelatih sanggar yang ada di Papua harus tetap semangat dan rajin dalam melakukan pembinaan terhadap setiap anggota sanggar yang ada di setiap sanggar, sehingga dalam iven-iven apa saja yang diselenggarakan kedepan bisa siap untuk tampil.

“Tidak hanya di PON Papua ini para sanggar-sanggar bisa tampil, tetapi dalam iven-iven apa saja mereka sudah siap untuk tampil, daam menampilkan budaya Papua,” ucapnya. (bet/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *