Menuju 10 Besar, Yoboi Butuh Dukungan Serius dari Pemerintah

Suasana desa wisata Yoboi, Senin, (11/10). Setelah masuk dalam nominasi 50 desa wisata terbaik di Indonesia,   kini kampung itu sedang mempersiapkan diri menuju penilaian 10 desa wisata terbaik di Indonesia. (Robert Mboik Cepos)

SENTANI-Setelah masuk dalam nominasi 50 desa wisata terbaik di Indonesia pada 2021 ini,  kini kampung itu sedang mempersiapkan diri menuju penilaian 10 desa wisata terbaik di Indonesia.

Namun, untuk mencapai atau masuk dalam 10 desa wisata terbaik ini,  tentu bukan perkara mudah.  Kampung Yoboi  harus memenuhi sejumlah persyaratan yang dikeluarkan oleh kementerian pariwisata untuk benar-benar bertengger sejajar dengan sejumlah kampung wisata terbaik lainnya di Indonesia.

“Setelah masuk dalam penilaian 50 besar, nanti ada lagi penilaian sampai November,  kita harus memenuhi tujuh kategori itu,” kata ketua kelompok sadar wisata Kampung Yoboi, Billy Tokoro kepada media ini, Senin (11/10).

Dia mengatakan, yang dibutuhkan pihaknya saat ini terkait dengan kriteria tersebut adalah kepemilikan homestay dan juga penilaian dari sisi kebersihan dalam hal ini ketersediaan toiletnya dan fasilitas penunjang lainnya. Pada penilaian untuk tahap selanjutnya, tim dari pusat juga sudah menganjurkan agar Desa Wisata Kampung Yoboi ini setidak-tidaknya memiliki ketersediaan fasilitas yang standar.

“Kalau sebelumnya ada program dari dinas PU untuk toilet bio septic tank,  tapi itu tidak bisa dibangun, karena punya posisi kurang pas,”ungkap Billy.

Karena itu, pihaknya mengaku sangat membutuhkan perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Kabupaten Jayapura untuk pengembangan lebih lanjut mengenai potensi desa wisata kampung Yoboi.

Terlebih untuk menghadirkan sejumlah fasilitas pendukung agar kampung tersebut benar-benar layak menjadi salah satu desa wisata terbaik di Indonesia.

“Kalau dukungan langsung dari Dinas Pariwisata belum ada,  baik dari kabupaten juga Provinsi Papua, ” ujarnya.

Karena itu, dia berharap agar hal ini menjadi perhatian dari pemerintah provinsi dan juga kabupaten.  Apalagi desa wisata yang saat ini sedang dipromosikan itu telah membawa nama kabupaten dan Provinsi Papua.  Ini menjadi satu hal yang menarik di tengah banyaknya potensi wisata yang ada di Provinsi Papua, namun yang justru terpilih Desa Wisata Kampung Yoboi.

“Kami berharap ada dukungan yang serius dari pemerintah.  Bukan sekadar bicara  ketika ramai-ramai ada kunjungan,  tapi ternyata belum ada dukungan sama sekali. Kita berharap ada dukungan nyata,”tambahnya. (roy/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *