Mendy Jikwa, Putra Tolikara Yang Membela Jawa Timur

Pertandingan tinju yang digelar di Gor Cenderawasih saat tim Papua melawan Jawa Barat, dalam pertandingan ini Papua kalah, Senin (11/10).(Elfira/Cepos)

JAYAPURA – Semifinal laga pertandingan tinju Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2021 digelar di Gor Cenderawasih, Senin (11/10).

Yang menarik, dari 16 kategori yang ditampilkan. Ada Putra asli Papua Mendy Jikwa yang berasal dari Distrik Kuari, Kabupaten Tolikara yang membela tim Jawa Timur. Dalam pertandingan melawan Sumatera Utara, putra asli Tolikara itu menelan kekalahan.

“Kalau dilihat dari lawan ia lebih unggul, saya kalah dari jangkaun. Pertandingan ini menjadi  pembelajaran untuk kedepan kita berlatih dengan baik biar didukung semuanya,” terangnya.

Mendy Jikwa menjelaskan, dirinya masuk di tim Jawa Timur lantaran ia saat ini merantau dan sedang berdinas di Jatim.

“Saya saat ini sedang berdinas di Surabaya, saya juga dapat perintah dari Komandan saya untuk melaksanakan latihan tinju hingga akhirnya lulus seleksi mengikuti kejuaraan PON yang diselenggarakan di Papua,” terang anggota yang berdinas di Kodam V Brawijaya ini.

Disinggung alasan membela Jatim, pria asal Tolikara ini menerangkan hidup ini mencari makan. “Kalaupun saya orang Papua dan membela Jawa Timur karena hidup ini kalau kita tidak berjuang siapa yang mau kasih makan kita, saya berjuang untuk diri saya dan untuk kebanggaan keluarga dan orang tua saya sendiri,” tuturnya.

Ini pertama kalinya Mendy Jikwa mengikuti kejuaraan tingkat Nasional, dengan latihan tinju sejak 2017 lalu. Ia mengakui memulai ini semua sejak nol.

“Bertanding PON di Papua serasa pulang kampung meski harus menerima kekalahan ketika melawan Sumatera Utara, saya sempat KO,” jelasnya.

Meski membela Jawa Timur, ia berharap Papua bisa mendapat emas dalam pertandingan tinju. “ Harus ada juara, karena ini tanah kita sendiri dan harus kita harumkan,” harapnya.

Dalam pertandingan semifinal tinju, ada 16 kategori berat badan. Papua sendiri menurunkan empat orang atletnya dalam semifinal tinju. KRI-Papua heavy (81-91kg), Jawa Barat-Papua (light heavy 75-81 kg), Bali-Papua (Middle 69-75 kg) dan Jawa Barat-Papua (light 56-60 kg). (fia/gin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *