Masjid-masjid Masih Ikuti Surat Edaran Wali Kota

Jamaah salat Jumat di Masjid Raya Baiturrahim Jayapura yang masih tetap menjaga jarak dalam melaksanakan salat Jumat, baru-baru ini. Sejumlah masjid-masjid di Kota Jayapura masih menerapkan protokol kesehatan dengan menjaga jarak shaf Salat.(Priyadi/Cepos)

*Soal Usulan Rapatkan Shaf Salat

JAYAPURA-Secara nasional angka masyarakat yang terpapar Covid-19 menurun drastis,  hampir di semua daerah sudah menurunkan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga level 1.

Tak heran, mulai banyak usulan agar aktivitas kegiatan masyarakat seperti sediakala. Seperti halnya yang mulai mencuat adalah soal usulan untuk merapatkan barisan shaf salat Jumat.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Jayapura, KH. Zulham Ma’mun yang dihubungi mengakui sampai saat ini masjid-masjid di Kota Jayapura masih menerapkan Surat Edaran Wali Kota terkait Penerapan Prokes dimasa Pandemi Covid-19.

Khusus  untuk muslim yang beribadah di Masjid tetap menerapkan Prokes maupun  menjaga jarak saat salat. Walaupun ada usulan dalam pelaksanaan salat di Masjid kembali normal shaf dirapatkan.

“Kita tetap ikuti SE Wali Kota dalam pencegahan penyebaran Covid-19 Kota Jayapura maka untuk umat muslim yang salat di masjid tetap ada jaga jarak, kita belum bisa ikuti usulan MUI Pusat dalam pelaksanaan salat di Masjid kembali normal shaf dirapatkan kita masih ikuti SE Wali Kota Jayapura hal ini berdasarkan rapat evaluasi yang telah kita lakukan baru-baru ini,”katanya, Senin (11/10) kemarin.

Menurut Zulham, memang ada masjid yang masih tetap menerapkan Prokes dalam menjaga jarak saat dilaksanakan salat dengan memasang tanda dan jamaah yang salat mengikutinya, tapi tidak dipungkiri ada juga yang tidak jaga jarak sudah merapatkan barisan salat, namun hal ini tentu tidak jadi ranahnya karena intinya MUI Kota Jayapura sudah mengimbau kelada semua masjid untuk tetap ikuti Prokes.

Zulham berharap, umat Islam terhindar dari wabah Covid-19 dan bisa kembali hidup normal, aktivitas kembali lancar sehingga Prokes bisa dilakukan dengan maksimal.(dil/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *