Pansus DPRP Masih Temukan Banyak Masalah

Panitia Khusus (Pansus) PON XX DPRP, saat melakukan monitoring di setiap venue-venue PON maupun wisma-wisma non hotel yang ada di klaster Jayapura, Jumat (8/10) lalu. (Yewen/Cepos)

*Dalam Monitoring di Sejumlah Venue dan Wisma Atlet Non Hotel

JAYAPURA– Panitia Khusus (Pansus) Pon ke XX dan PON XVI DPRP Papua melakukan monitoring di setiap venue-venur PON maupun atlet di setiap wisma-wisma atlet non hotel Jumat (8/10) lalu.

Dalam kunjungannya, seperti yang dilakukan di venue menembak outdoor, pihaknya menemukan adanya tiga kendala di sana, yakni tembok di area menembak reaksi roboh.

Saat ditemui panitia setempat, mereka menjelaskan bahwa tembok mendadak roboh saat pertandingan menembak reaksi tengah berlangsung.

“Labilnya tanah pondasi sehingga temboknya roboh. Tapi kelihatannya ada pekerja yang langsung gerak cepat mendirikan tembok lagi usai pertandingan tersebut,” kata Anggota Pansus PON & PPN XVI DPRP Papua, Junaidi Rahim.

Junaidi berharap, tembok yang roboh ini bisa segera diperbaiki agar lapangan area menembak reaksi segera tertutup demi keamanan lapangan.   “Meskipun menembak reaksi sudah selesai dipertandingkan, tetapi ini bisa jadi celah untuk orang dari luar masuk ke arena pertandingan dengan sembarangan,” ucapnya.

Tak hanya itu, persoalan makan (konsumsi) yang masih terlambat dikeluhkan oleh panitia. Oleh karena itu, Junaidi mengatakan, pihaknya akan akan mengecek secara langsung penyebab, sehingga makanan sering terlambat. “Nanti kami akan cek secara langsung untuk melihat penyebab kenapa makanan bisa terlambat. Karena ini yang dikeluhkan panitia,” ucapnya.

Selain itu, pihaknya juga menemukan adanya ketidaktersediaan drainase di venue tersebut. Seharusnya ada, sehingga harus segera di buat, sehingga pertandingan tidak terjadi masalah. “Kami harapkan segera ada perhatian dari dinas terkait,” harapnya. (bet/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *