Ditangkap, “Ada Sayang Ada Sayang” Tetap Marak

Pelaku saat diamankan di Polsek Abepura, Sabtu (9/10) lalu (Humas Polresta)

JAYAPURA – Polisi kembali mengamankan puluhan botol Minuman Keras (Miras) yang dijual di seputaran jalan pasar lama Youtefa , Distrik Abepura. Sabtu (9/9) malam. Diamankannya puluhan botol Miras tersebut guna mensukseskan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasioanal (PON) XX Papua  tahun 2021 yang saat ini sedang berlangsung di Papua  termasuk Kota Jayapura.

Kegiatan penertiban penjualan minuman keras dipimpin langsung Kapolsek Abepura AKP Lintong Simanjuntak didampingi Kanit Reskrim Ipda Rivaldo N. Simanjuntak, Kanit Intelkam Ipda Putu S. Atnaya dan Panit Opsnal Ipda Edwin A. Ayomi.

Kapolsek Abepura AKP Lintong Simanjuntak mengatakan, berdasarkan perintah Kapolda Papua  dan Instruktusi Walikota Jayapura bahwa selama pelaksanaan PON XX Papua  masih digelar maka penjualan minuman keras dilarang khususnya di wilayah kota Jayapura.  “Ini semua dilakukan guna meminimalisir terjadinya tindak pidana yang diakibatkan oleh minuman keras selama pelaksanaan PON XX Papua ,” jelasnya.

Lanjutnya, sedikitnya ada 92 botol minuman keras yang berhasil diamankan diantaranya 35 botol anggur merah, 22 botol anggur merah kawa kawa, 20 botol anggur merah gold, 3 botol vodka dan 12 botol bir bintang.  “Semua barang bukti minuman keras saat ini telah diamankan di Mapolsek Abepura,” kata Kapolsek.

AKP Lintong menuturkan, penertiban penjual Miras bermula ketika pihaknya melakukan monitoring aktifitas penjualan Miras secara ilegal dijalan pasar lama Youtefa .

“Melihat adanya masyarakat yang sedang transaksi penjualan Miras, sehingga kami mengikuti pelaku yang ingin mengambil barang bukti. Namun diketahui oleh pelaku kalau lagi diikuti, kemudian pelaku langsung melarikan diri dan pihaknya langsung menggeledah salah satu rumah kost dan didapati barang bukti yang siap dijual,”terang Kapolsek.

Lanjutnya, operasi minuman keras ilegal di wilayah hukum polsek Abepura akan terus dilakukan dan bukan hanya saat adanya pelaksanaan PON saja. Pantauan Cenderawasih Pos di lapangan, hampir setiap malam di seputaran jalan pasar lama Youtefa , Distrik Abepura beberapa orang berteriak ada sayang sayang sebagai kode yang digunakan bagi para penjual Miras ilegal kepada pengendara yang melintas di daerah tersebut. (fia/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *