Pansus: Makanan Atlet di Wisma-wisma Tidak Boleh Terlambat Lagi

Pansus PON XX dan PPN XVI DPRP Papua, mendengar keluhan dari para atlet di masing-masing wisma yang ada di Jayapura, Papua, Rabu (6/10). (DPRP Papua For Cepos)

JAYAPURA– Panitia Khusus (Pansus) PON XX dan PPN XVI DPRP Papua meninjau sejumlah wisma yang ada di Jayapura. Sejumlah wisma yang dikunjungi antara lain, wisma atlit kempo putra dan putri di STT GIDI dan wisma atlet panahan di Papua Alom dan SMK Pertanaian Kampung Harapan.

Anggota Pansus PON XX dan PPN XVII DPRP Papua, Natan Pahabol mengatakan, dalam peninjauan ini pihaknya menemukan ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian serius, terutama soal makan dan minum bagi atlet..

“Dari hasil peninjauan kami. Ada keluhan mengenai makan yang sering terlambat. Oleh karena itu, hal ini harus menjadi perhatian agar makanan tidak boleh terlambat lagi,” ungkapnya, saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Kamis (7/10) kemarin.

Tak hanya itu, kata Natan ada juga keluhan mengenai menu makanan yang harus diperhatikan, di mana harus ada sayur yang berkuah, sehingga para atlet bisa mengkonsumsinya. “Perlu penyediaan sayur untuk makanan yang berkuah, sehingga para atlet dengan mudah mengkonsumsinya, karena ini yang menjadi keluhan para atlet di wisma-wisma,” ucapnya.

Politisi Partai Gerindra ini menyampaikan, keluhan-keluhan ini menjadi perhatian dari Pansus PON XX dan PPN XVI, sehingga kepada Sub PB PON dan PB PON Papua, sehingga lebih memperhatikan lagi, sehingga selama PON Papua tidak ada keluhan soal makan dan minum oleh para atlet di masing-masing wisma.

“Kalau sudah ada anggaran, maka standar untuk makan para atlet harus diperhatikan, terutama vendor-vendor yang melaksanakan harus memperhatikan standar-standar yang ada,” harap Sekretaris Komisi V DPRP Papua ini. (bet/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *