Mama-mama Tetap Tagih Janji ke PB PON

Mama - mama dari Meepago saat menjual noken di Taman Imbi Kota Jayapura  Kamis (7/10) kemarin. (Noel/Cepos)

JAYAPURA – Kordinator Mama Noken Wilayah Mepago Mama Mani Yeimo mengatakan pihaknya tak akan berhenti untuk mendesak PB PON menepati janjinya dengan membeli 25.000 noken dari mama-mama Papua.

Mama Yeimo mengatakan sampai saat ini yang menjalankan penjualan noken, tidak hanya dari wilayah Meepago saja tetapi dari Lapago dan Saireri dengan jualan pernak-pernik dan  noken.

“Sampai saat ini yang julan ini itu bukan kami dari Meepago saja tetapi dari Saireri dan Lapago mereka tidak ada tempat jadi jualan di trotoar pingir jalan, pemerintah tidak bantu dan lihat ini padahal mama – mama semua datang dari jauh, ini lihat mereka punya noken belum laku,” katanya menunjukan jualan noken tempat itu.

Ia juga menegaskan adanya isu pembeliaan noken di luar Papua tanpa bahan asli sangat tidak menghargai karya mama-mama Papua pada PON Papua.

“Kami tidak dihargai, buat noken berapa ribu juga kami bisa meski tidak pake mesin tapi kami bisa, kenapa tidak pangil kita dan padahal mama – mama datang semua ini dengan uang sendiri hanya untukeriahkan PON,” katanya.

Ia juga mengatakan sampai saat ini, harusnya pemerintah berikan kepastian soalnya kondisi mama – mama saat ini.

“Kenapa sampai saat ini, Kami minta datang beli noken, seban  kami sudah punya noken banyak ini tapi belum laku terus noken ini kami sudah kerja dua kali, karena PON XX diundur pelaksanaannya maka kami uubah tahun lagi, terus noken banyak ini kenapa kita tidak datang beli,” katanya.

Pihaknya berharap agar masyarakat  seluruh atlet dan official untuk dapat membeli noken asli di langsung dari tangan mama-mama yang jualan karena ini dianyam  dari tangan, bukan dengan mesin. (oel/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *