Jambret dan Begal Hilang, Beralih ke Pencurian Rumah

Salah Satu Pelaku Pencurian AH yang tertangkap warga saat melakukan pencurian di SMP Misi Wamena,  Rabu (6/10) malam.

WAMENA-Meski saat ini kejahatan jalanan di Wamena, Jayawijaya seakan hilang usai dilakukan Strong Point oleh anggota Kepolisian, namun aksi kejahatan  disinyalir  beraliih dengan menyasar rumah warga di malam hari saat warga sedang tidur.

   “Sekarang ini pola para pelaku kejahatan ini berganti menjadi pencurian rumah di malam hari dengan memanfaatkan waktu tidur dari warga sehingga warga juga perlu waspada menyikapi perubahan –perubahan ini,”ungkap Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Mattinetta, S.Sos, MM kepada Cenderawasih pos via selulernya Kamis (7/10).

   Ia menyatakan ada beberapa laporan dan informasi yang diterima pihak kepolisian,  dimana ada beberapa kios di Pasar Jibama, seputaran Potikelek yang menjadi korban percobaan pembobolan di malam hari. Dimana kemungkinan pemilik kios belum tidur, sehingga para pelaku mengurungkan niatnya untuk melakukan pencurian disana.

  “Memang ada terjadi percobaan pembobolan rumah atau kios dan toko, di Jibama maupun di seputaran pasar Potikelek, namun aksi itu tidak berhasil, karena ketahuan dari pemilik kios atau warung tersebut sehingga pelaku juga melarikan diri,”jelas Mattinetta

   Kasat reskrim Polres Jayawijaya juga menyatakan dari aksi pembobolan rumah, Kios dan toko hanya satu kasus yang berhasil, yakni pembobolan toko bangunan di jalan Trikora Wamena beberapa waktu lalu. Namun para pelaku sudah berhasil ditangkap  dan menemukan barang bukti yang sempat hilang yang disimpan di atas plafon rumah pelaku.

   “Kini para pelaku yang melakukan pencurian itu sedang menjalani proses hukum di Mapolres jayawijaya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,”ujarnya.

   Kasus pencurian juga terjadi di SMP Misi Wamena dimana pelakunya AH berhasil ditangkap warga sekitar. Meski sempat terjadi perkelahian berebut parang yang dibawah pelaku, namun akhirnya pelaku menjadi bulan –bulanan warga yang menangkapnya. Untungnya anggota kepolisian datang dan langsung mengamankan pelaku ke Mapolres Jayawijaya.

  “Pelaku pencurian yang semalam tertangkap warga di SMP Misi Wamena itu mencuri kaos kaki, bola dan speaker, sementara yang bersangkutan masih ditahan di Polres Jayawijaya, menunggu pihak sekolah membuat laporan polisi.”bebernya.

   Ia menambahkan sampai saat ini belum ada laporan polisi yang dibuat oleh warga baik yang melakukan penangkapan maupun pihak korban yakni pihak dari SMP Misi wamena, sehingga pelaku masih dilakukan penahanan menunggu laporan yang dibuat.

  “Aksi pencurian di malam hari ini karena saat ini hampir tiap malam kota Wamena diguyur hujan sehingga aktifitas masyarakat terbatas, sehingga waktu –waktu seperti ini dimanfaatkan para pelaku untuk melakukan pencurian dengan membobol rumah atau kios.”tutup Kasat Reskrim.(jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *