Diduga Korsleting, Satu  Rumah Warga Ludes Terbakar 

Rumah Mukayat (48) warga Kampung Angger Permegi yang luder terbakar (Humas Polres Merauke for Cepos)

MERAUKE-Musibah kebakaran dialami Mukayat (48), warga Kampung Angger Permegi, Distrik Jagebob Merauke. Pasalnya, rumah  miliknya ludes terbakar pada Rabu (6/10) sekitar pukul 11.45 WIT. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini, namun kerugian material yang dialami pemilik rumah ratusan juta rupiah.

    Kapolres Merauke AKBP Ir. Untung Sangaji, MHum melalui Kapolsek Jagebob Iptu Sukirno, S.Sos dikonfirmasi membenarkan kebakaran yang dialami warga Kampung Angger Permegi, Distrik Jagebob tersebut. Kronologi kejadian, dijelaskan Kapolsek Jagebob, berawal saat serang warga Kampung Angger Permegi bernama Kapipudin sekitar pukul 11.45 WIT, sedang berada di belakang rumah korban   mencari rumput  yang berjarak sekitar 50 meter. Tidak berselang lama, saksi  Kapipudin  melihat asap tebal disertai bunyi ledakan  yang berasal dari rumah korban.

   Kemudian  saksi lari ke arah rumah korban untuk memastikan sumber  asap dan ledakan tersebut dan ternyata api sudah membesar. Seketika saksi berteriak meminta tolong  sehingga masyarakat langsung membantu memadamkan api.

  “Karena didalam rumah terdapat tabung gas elpiji 25 kg dan 1 unit sepeda motor sehingga mempercepat api menjalar ke seluruh bagunan. Apalagi rumah berbahan kayu sehingga api sulit dipadamkan,” kata Kapolsek.   

   Sekitar  12.15 WIT, rumah tersebut terbakar habis tanpa ada barang yang dapat diselamatkan. Api benar-benar dapat dipadamkan sekitar pukul  13.30 WIT dengan bantuan  mobil tengki air sebanyak 3 unit. “Indikasi  kebakaran di karenakan adanya korsleting listrik. Karena menurut keterangan korban selaku yang punya rumah ada salah satu ruangan yang lampunya tidak pernah dipadamkan,” jelasnya.

   Saat kejadian tersebut rumah dalam keadaan kosong. Pasalnya, korban  lagi bekerja di  kampung lain. Sedangkan istri korban sedang pergi bersama anaknya. “Kerugian material dialami korban diperkirakan Rp 136.000.000,” pungkasnya. (ulo/tri)   

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *