Tersangka Pembunuh Bocah Dilimpahkan ke Jaksa

Tersangka HKT (25) saat dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Merauke, Rabu (10/6) kemarin. (Humas Polres Merauke)

MERAUKE-Tersangka pencurian yang disertai dengan penganiayaan terhadap anak di bawah umur yang berakibat meninggalnya korban di jalan  Yobar Merauke sekitar Maret 2021 lalu, akhirnya  dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Merauke. Tersangka  berinisial  HKT (25) itu dilimpahkan ke jaksa bersama barang bukti  setelah berkas pemeriksaannya dinyatalkan lengkap atau P.21.

   Kapolres Merauke AKBP Untung Sangaji, M.Hum melalui Kasat Reskrim AKP Agus F. Pombos, SIK,  mengungkapkan kasus  penganiayaan ini terjadi pada  Sabtu, 20 Maret 2021  sekitar pukul   20.00 WIT di jalan Arafura Yobar Merauke, saat   korban Rido  yang sedang mengendarai motor membawa anak korban bernama Muh. Muslimin dan Melianus.

  Tiba-tiba pelaku HKT datang dan berkata “ah itu sudah tunggu apalagi?”,  anak pelaku berinisial RT langsung mengayunkan parang mengenai lengan korban Rido, hingga korban terjatuh ke seberang jalan. Kemudian pelaku HKT melemparkan pisau mengenai paha anak korban Muh.  Muslimin.

  Kedua  pelaku kemudian mendekati korban dan pelaku RT  kembali mengayunkan parang mengenai kepala dan tangan anak korban Muh. Muslimin. Saat pelaku HKT  mendekati korban dan mengusap wajah korban Rido dan berkata ini saya Yasri. Karena  merasa kenal dengan  korban, maka pelaku HKT melarikan diri menyusul anak pelaku RT  yang sudah melarikan diri terlebih dahulu.

  Diketahui korban korban Muh. Muslimin meninggal dunia seetelah sempat dirawat di RSAL Merauke selama 2 hari.  ‘’Pelaku dijerat Pasal kesatu 365 ayat (2) ke-1 dan ke-2 KUHP jo Pasal 53 ayat (1) KUHP dan kedua pasal 80 ayat (3) UUPA no 17 th 2016 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan ketiga pasal 80 ayat (1) UUPA no.17 th 2016 jo pasal 55 ayat (1) ke-1 tentang pencurian dengan kekerasan dan kekerasan fisik terhadap anak yang mengakibatkan  meninggal dunia dan luka ringan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” katanya. (ulo/tri)    

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *