Perayaan HUT RI ke 76, Befa: Masyarakat Lanny Jaya Sudah Merdeka

 

Masyarakat Lanny Jaya sedang mengikuti pesta rakyat dalam rangka perayaan HUT RI ke 76 dan juga 4 Tahun kepemimpinan Bupati Lanny Jaya Befa Yigibalom SE. M.Si dan juga Wakil Bupati Yemis Kogoya di Distrik Balingga, Kamis (6/10) . (Humas Lanny Jaya)

 

 

TIOM-Sebagaimana dijanjikan Bupati Lanny Jaya Befa Yigibalom SE. M.Si pada Upacara HUT RI di Tiom pada 17 Agustus lalu. Maka pada Kamis (10/6) di Distrik Balingga melakukan pesta rakyat yang dihadiri oleh Bupati Lanny Jaya bersama istri Ny Jean Yokhu Yigibalom, ribuan masyarakat, OPD Pemda Lanny Jaya, Kepala Distrik dan Kepala Kampung yang ada Lanny Jaya, Muspida Kabupaten Lanny Jaya, DPRD Lanny Jaya dan Kepala Balai Jalan Nasional Wamena.

 

 

Dalam pesta rakyat dalam rangka HUT 76 Kemerdekaan RI dan juga 4 Tahun kepemimpinan Bupati Lanny Jaya Befa Yigibalom SE. M.Si dan Wakil Bupati Yemis Kogoya tersebut hampir 150 ekor babi dipotong dalam acara bakar batu.

 

 

Dalam sambutannya Bupati Lanny Jaya Befa Yigibalom SE. M.Si yang juga ketua Asosiasi Bupati Pegunungan Tengah Papua mengajak bersama-sama untuk beryukur atas berkat Tuhan yang telah diberikan kepada Masyarakat Lanny Jaya.

 

Empat tahun kepemimpinannya di Periode kedua tersebut program Lanny Jaya MCS (Mandiri, Cerdas dan Sehat) masyarakat Lanny Jaya mendapatkan pemberdayaan ekonomi dengan mendapatkan Rp 1 Juta perbulannya bagi setiap KK. Lanny Jaya sehat mendapatkan pelayanan kesehatan yang mudah didapatkan dengan sistem rujukan online dari Lanny Jaya ke Wamena, dilanjutkan ke Jayapura, Makassar dan bahkan ke Jakarta dengan bekerja sama dengan Rumah Sakit terbaik di Indonesia.

 

 

Sedangkan program Lanny Jaya Cerdas sudah ribuan orang mendapatkan bantuan pendidikan tanpa biaya yakni mulai dari tingkat PAUD, SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi dan bahkan setelah selesai kuliah disediakan lapangan pekerjaan seperti wirausaha dan juga menjadi guru kontrak yang dikhususnya untuk Orang Asli Lanny Jaya (OAL).

 

Untuk infrastruktur dimana jalan-jalan sudah 80 persen telah dibangun dan sisanya sedang sedang dalam proses mobilisasi.

 

Ketika dikonfirmasi wartawan, Bupati Befa mengatakan bahwa Lanny Jaya sudah merdeka dalam bingkai NKRI.

 

“Ekonomi OK semua, kepala keluarga punya pendapatan perbulan, ketahanan pangan OK, pendidikan OK, kesehatan OK, maka kita sudah merdeka,”bebernya.

 

Kebijakan dan program Bupati Befa melalui program MCS adalah program kebijakan pembangunan yang tidak terjadi di kabupaten lain di Papua bahkan di Indonesia.

 

Pada kesempatan itu Bupati juga menyampaikan pesan penting untuk menjaga keluarga, terutama generasi muda untuk jadi bibit unggul kedepan, menghindari sex bebas, narkoba d miras.

 

Befa juga mengingatkan untuk orang Lanny Laya tidak boleh mempersoalkan kematian seseorg lalu peran suku yang dapat merugikan orang banyak yang mengakibatkan luka-luka, kehilangan materi dan bahkan sampai kehilangan nyawa. Karena menurutnya setiap nyawa masayarakat Papua sangat berharga.

 

“Jika kami sebagai pemimpin mati ya itu waktu Tuhan, jagan persoalkan sampai korban rakyat kecil tak berdosa. Jadi klo saya mati para pemimpin pejabat Lanny Jaya mati tidak usah dipersoalkan.Itu semua waktu Tuhan,”katanya.

 

Sedangkan menanggapi aspirasi masyarakat Lanny Jaya yang menginginkan adanya Kabupaten pemekaranyakni kabupaten Puncak Trikora dan Baliem Center. Befa yakin Pemerintah Pusat akan menjawab dan akan memberikan dua kabupaten baru tersebut bahkan tidak tertutup kemungkinan adanya Provinsi baru yakni Provinsi Lapago yang beribukota di Wamena.(humas/gin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *