Pemprov akan Memperketat Prokes di Area Venue PON

Muhammad Musaad (Yohana/Cepos)

JAYAPURA – Terkait 29 atlet, official dan Panpel (Panitia Pelaksana) yang terpapar Covid-19 dalam pertandingan PON XX di Papua, Pemerintah Provinsi Papua akui,  pemeriksaan protokol kesehatan akan lebih diperketat,  khususnya bagi para penonton.

Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Papua, Muhammad Musaad menjelaskan,  melihat euforia masyarakat Papua yang sangat luar biasa menyambut PON, ibaratnya seperti mujizat yang didapatkan,  sehingga sulit untuk membendung euforia masyarakat menyaksikan pelaksanan PON XX di Papua.

Lanjutnya, dengan euforia yang berlebihan ini bisa menjadi salah satu penyebab penularan Covid-19, namun ke depan pihaknya akan lebih memperketat Prokes bagi masyarakat, mengingat khusus untuk atlet pastinya pemeriksaan Prokes sebelum bertanding selalu dilakukan khususnya tes antigen, bahkan penggunaan masker dan sebagainya.

“Dengan kondisi yang terjadi, kita juga sesegara mungkin mengambil langkah-langkah untuk memastikan, bahwa penyebaran Covid-19 baik diantara atlet, official dan Panpel sudah ditangani baik melalui isolasi terpusat maupun di beberapa rumah sakit,”ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, Kamis (6/10).

Diakuinya, khusus bagi para atlet,  prosedur protokol sudah jelas dilakukan yakni setiap memulai pertandingan para atlet terlebih dahulu dilakukan tes antigen, dengan demikian ke depan pihaknya akan lebih memperketat protokol kesehatan. Bukan hanya kepada atlet saja, tetapi khususnya kepada masyarakat.

“Ada beberapa peraturan penggunaan Prokes yang wajib dan harus dilakukan, yaitu menggunakan masker yang benar, dalam venue penonton dibatasi dengan daya tampung 25% serta jaraknya harus dipastikan tidak boleh ada penumpukan,” terangnya. (ana/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *